Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Destinasi Wisata, Bontang Kuala: Ruang Hidup yang Harmoni Antara Manusia dan Alam

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 17:40 WIB | Oleh:

Namun, hidup berdampingan dengan alam liar di Bontang Kuala juga menuntut kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan alam. Di beberapa persimpangan jembatan ulin menuju arah muara, pengunjung akan disambut oleh plang peringatan: "Gigitan buaya muara tak seindah gigitan buaya darat."

Plang tersebut bukan sekadar humor, melainkan peringatan nyata bahwa perairan muara di sekitar hutan bakau merupakan habitat alami buaya muara yang rawan.

Anjungan senja

Ketika malam tiba, suasana di Bontang Kuala justru semakin hangat dan hidup. Di ujung jembatan ulin yang menghadap langsung ke laut lepas, area berkumpul yang dikenal sebagai "Anjungan" menjadi pusat interaksi sosial warga.

Di area terbuka ini, deretan angkringan dan tempat nongkrong terapung ramai dikunjungi warga lokal serta wisatawan yang ingin melepas penat setelah seharian beraktivitas. Sambil duduk santai di atas ayunan kayu, menyeruput kopi hangat, dan menikmati hidangan laut, para pengunjung hanyut dalam kebersamaan yang tulus di bawah langit malam pesisir.

Seluruh potensi keindahan alam, kekayaan budaya, ketangguhan ekonomi kreatif, serta keramahan warganya telah membawa perkampungan terapung ini mengukir prestasi luar biasa di tingkat nasional. Pada tahun 2022, Kelurahan Bontang Kuala berhasil menembus peringkat 300 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Prestasi ini melahirkan kebanggaan mendalam sekaligus harapan baru bagi seluruh warga pesisir.

20260809173731_bontang-kuala-4_1.jpeg

Pengunjung bersantai menikmati pemandangan di anjungan Bontang Kuala. (Antara/Ahmad Rifandi)

Lurah Bontang Kuala, Ardiansyah, menyampaikan harapan besarnya agar seluruh elemen masyarakat, pemuda kreatif, Pokdarwis, serta pemerintah kota dan provinsi terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan pariwisata daerah.

Bontang Kuala optimistis dapat tumbuh menjadi destinasi wisata yang mendunia tanpa kehilangan kehangatan dan kesederhanaan identitas aslinya sebagai kampung nelayan terapung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kejutan Formasi 5-4-1 Timnas Indonesia, Luke Vickery Siap Menggebrak SUGBK di FIFA ASEAN Cup 2026

Kejutan Formasi 5-4-1 Timnas Indonesia, Luke Vickery Siap Menggebrak SUGBK di FIFA ASEAN Cup 2026

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.