Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Destinasi Wisata, Bontang Kuala: Ruang Hidup yang Harmoni Antara Manusia dan Alam

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 17:40 WIB | Oleh:

"Suku pertama yang datang, merintis, dan mendirikan pemukiman di teluk pesisir timur ini adalah suku Bajau. Suku pengembara laut ini memilih perairan tenang di Bontang Kuala untuk membangun rumah panggung pertama mereka, menggantungkan kelangsungan hidup sepenuhnya dari hasil laut," jelas Jafar.

Keterikatan sejarah dengan suku Bajau mewariskan karakter budaya yang kuat bagi masyarakat Bontang Kuala. Meskipun populasi kelurahan terus bertambah dan kini dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, identitas sebagai kampung nelayan Bajau tetap dijaga dengan bangga.

Hubungan emosional yang erat dengan laut membuat warga sangat menghargai kelestarian maritim. Pokdarwis Kuala Abadi berkomitmen untuk terus mendokumentasikan dan mempromosikan warisan sejarah ini kepada setiap pengunjung, agar memori kolektif tentang asal-usul kota tidak pudar diterpa arus modernisasi.

Kuliner khas

Salah satu daya tarik terkuat Bontang Kuala yang selalu membekas di ingatan pengunjung adalah keunikan kuliner dan ekonomi kreatifnya. Di sepanjang lorong jembatan ulin, terutama pada siang hari yang terik, pemandangan para ibu nelayan menjemur hasil laut menjadi pemandangan yang umum. Di atas rak-rak bambu, ikan asin berkualitas diatur rapi bersebelahan dengan tumpukan rumput laut basah yang dikeringkan.

Komoditas ekonomi kreatif yang paling melegenda dari Bontang Kuala adalah terasi udang khas. Terbuat dari udang rebon segar pilihan hasil tangkapan nelayan, terasi ini diolah secara tradisional tanpa bahan pengawet kimia. Proses penjemuran bahan terasi menghasilkan aroma khas pesisir yang harum dan gurih, menjadikannya produk oleh-oleh andalan dari dapur para ibu nelayan.

Saat senja mulai turun, warung-warung makan terapung di sepanjang tepi laut mulai dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati hidangan ikonik: gami. Kuliner legendaris ini menyajikan seafood segar seperti ikan bawis, cumi, atau udang yang dimasak bersama sambal cabai dan tomat langsung di atas cobek tanah liat membara.

Sambal gami yang meletup-letup panas dan disajikan langsung dari tungku pembakaran menawarkan cita rasa pedas gurih yang berpadu sempurna dengan kesegaran seafood tangkapan hari itu. Menyantap gami di warung makan terapung sambil menikmati semilir angin laut dan menatap perahu nelayan yang bersandar merupakan pengalaman kuliner yang tiada tandingnya.

Untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital, pemerintah kelurahan kini aktif mendorong para pelaku UMKM lokal untuk memperkuat kualitas produk melalui pengurusan nomor izin usaha serta sertifikasi halal. Kesadaran lingkungan pun mulai tumbuh melalui inisiatif pemanfaatan limbah seperti kulit kerang yang diolah kembali menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi.

20260809173626_gami-bawis-2.jpeg

Kuliner khas gami bawis khas Bontang Kuala. (Antara/Ahmad Rifandi)

Bontang Kuala adalah gerbang petualangan bagi siapa saja yang mengagumi keindahan alam bahari. Dari dermaga terapung, para pelancong dapat menyewa perahu ketinting tradisional milik nelayan setempat untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata alam di sekitar perairan pesisir.

Keindahan alam daratan juga tersaji lewat rimbunnya hutan bakau (mangrove) yang membentang luas mengitari pemukiman. Vegetasi mangrove yang lebat berfungsi sebagai benteng alami pelindung pesisir dari abrasi, sekaligus menjadi habitat berkembang biak bagi berbagai spesies ikan dan kepiting bakau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Kemenhub Ungkap 56 Persen B...
Luar Negeri
Turki Bantah Aliansi Pertah...
Luar Negeri
Warga Prancis Waswas, Kasus...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.