Dampak dan Mitigasi Penguatan El Nino
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh: Redaktur PelaksanaLangkah utama yang disiapkan BMKG untuk mengantisipasi dampak tersebut?
Kami fokus pada dua hal. Pertama, menjaga ketersediaan air melalui pengisian waduk menggunakan operasi modifikasi cuaca jika kondisi memungkinkan. Kedua, mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan pembasahan pada kawasan gambut dan wilayah yang rawan atau sudah terbakar.
Kapan risiko kebakaran hutan dan lahan diperkirakan mencapai puncaknya?
Risiko mulai meningkat sejak Juli dan diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan Agustus hingga September 2026. Karena itu, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rekomendasi BMKG untuk sektor pertanian menghadapi El Nino?
Kami mendorong percepatan waktu tanam sebelum puncak kekeringan, penggunaan varietas tanaman berumur genjah, pengaturan distribusi air pada fase kritis pertumbuhan tanaman, serta membatasi ekspansi pertanian di wilayah yang sangat rentan terhadap kekeringan.
Mengapa BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam selama El Nino?
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena El Nino menyebabkan curah hujan berkurang sehingga musim kemarau menjadi lebih kering dan lebih panjang. Penyesuaian waktu tanam diperlukan agar masa panen tidak bertepatan dengan puncak musim kemarau yang berisiko menurunkan hasil produksi atau bahkan menyebabkan gagal panen.
Samakah dampak El Nino di seluruh Indonesia?
Tidak. Dampaknya berbeda-beda di setiap wilayah karena dipengaruhi dinamika atmosfer dan kondisi suhu permukaan laut di Indonesia. Jadi, tidak semua daerah akan mengalami penurunan curah hujan dengan tingkat yang sama.
Langkah yang dilakukan BMKG untuk menjaga ketersediaan air?
BMKG bersama para pemangku kepentingan melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan pasokan air ke sejumlah waduk. Air tersebut penting untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian, air baku, hingga pembangkit listrik tenaga air.
Bagaimana dengan sektor kesehatan?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!