Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Semeru Dilanda Karhutla, Polres Lumajang Perkuat Tim Pemadaman.

2 Jumat, 28 Agu 2026, 14:19 WIB | Oleh:
Gunung Semeru Dilanda Karhutla, Polres Lumajang Perkuat Tim Pemadaman. Gunung Semeru Dilanda Karhutla, Polres Lumajang Perkuat Tim Pemadaman. Doc: Antara Foto
Ket. Personel Polres Lumajang bantu padamkan karhutla di lereng Gunung Semeru, Kamis (27/8).

Kepolisian Resor (Polres) Lumajang mengerahkan personel untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Semeru yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Dengan alat manual, personel Polres Lumajang bersama petugas gabungan melakukan upaya penyekatan dan pemadaman api secara manual mengingat medan yang terjal serta tebing curam," kata Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi dalam keterangannya, Jumat.

Menurutnya, personel Polres Lumajang bersama Polsek Senduro, Koramil Senduro, BPBD Lumajang, TNBTS, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta masyarakat Desa Ranupani dan Argosari terus melakukan penyekatan dan pemadaman titik api.

Ia menjelaskan terdapat dua lokasi karhutla yang menjadi fokus penanganan petugas, yakni kawasan Ranu Kembang di kawasan Gunung Semeru, tepatnya di Blok Ayek-Ayek, serta kawasan Ledok Bedor yang berada di perbatasan Desa Argosari dan Desa Ranupani.

"Di kawasan Ledok Bedor, api terpantau berada di tiga titik. Lokasi tersebut berada di arah Jantur menuju kawasan B-29, sedangkan untuk api di dua lokasi sampai saat ini masih menyala dan belum padam. Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan,” katanya.

Proses pemadaman dilakukan secara manual dan petugas membuat sekat untuk menghambat pergerakan api serta menggunakan batang atau ranting pohon untuk memukul api yang membakar vegetasi.

"Medan yang berat menjadi salah satu kendala utama. Kawasan Ranu Kembang sulit dijangkau, sementara api terus membesar sehingga petugas mengalami kesulitan untuk menuju titik kebakaran," ujarnya.

Sementara di Ledok Bedor, petugas menghadapi medan terjal dan peralatan penanganan juga masih menjadi kendala, angin, serta lokasi kebakaran yang terbagi menjadi tiga titik, sehingga petugas harus menunggu satu titik api padam sebelum dapat melanjutkan penanganan ke titik berikutnya.

Di tengah penanganan karhutla, sebanyak 172 pendaki yang sebelumnya berada di kawasan Ranu Kumbolo telah berhasil dievakuasi dan seluruh pendaki dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Sebanyak 172 pendaki dari Ranu Kumbolo sudah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Untuk jalur pendakian saat ini dinyatakan ditutup total,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan kondisi medan dan luasnya titik kebakaran, pemadaman dari darat membutuhkan dukungan tambahan. Salah satu opsi yang diperlukan adalah pemadaman melalui udara menggunakan helikopter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Kebakaran Melanda TPA Degayu di Pekalongan

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kebakaran Melanda TPA Degay...
Luar Negeri
Demonstrasi di Prancis Beru...
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.