Bulog Sorong Datangkan 3.000 Ton Beras dari Jatim dan Jakarta, Stok Pangan Diperkuat hingga Akhir 2026.
📅 Jumat, 28 Agu 2026, 14:06 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Perum Bulog Cabang Sorong, Papua Barat Daya, mendatangkan sebanyak 3.000 ton beras dari Jember, Jawa Timur, dan DKI Jakarta untuk memperkuat ketahanan stok pangan hingga akhir 2026.
Kepala Bulog Cabang Sorong Sigit Baskoro di Sorong, Jumat, mengatakan pasokan tersebut terdiri atas sekitar 1.400 ton beras dari DKI Jakarta, 1.000 ton dari Jember, serta tambahan sekitar 600 ton yang masih dalam proses pengiriman dari DKI Jakarta.
"Totalnya 3.000 ton yang akan masuk. Ini bisa menjawab kebutuhan sampai akhir tahun," katanya.
Ia menjelaskan, dari alokasi 1.400 ton beras yang dikirim dari DKI Jakarta, telah tiba di pelabuhan Container SP3 dan sekitar 500 ton di antaranya telah diterima di Gudang Bulog. Sementara stok yang saat ini tersedia di gudang Bulog Cabang Sorong sekitar 1.050 ton.
Dengan tambahan pasokan tersebut, Sigit memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Tambrauw, dan Kabupaten Raja Ampat aman untuk sekitar tiga bulan ke depan.
"Untuk saat ini saya pastikan stok yang ada di Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Tambrauw, dan Raja Ampat aman untuk tiga bulan ke depan," ujarnya.
Menurut dia, tambahan pasokan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru sekaligus mendukung pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Selain pasokan dari DKI Jakarta, sekitar 1.000 ton beras dari Jember juga sedang dalam proses pemuatan ke dalam kontainer untuk dikirim ke Sorong.
"Masih ada dari Jember 1.000 ton yang telah tiba di pelabuhan kota Sorong dan menunggu proses bongkar muat ke Gudang Bulog Klaligi," katanya.
Sigit menambahkan, beras tersebut juga digunakan untuk mendukung program SPHP yang bertujuan menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu menekan inflasi melalui penjualan beras dengan harga terjangkau.
Untuk beras SPHP, Bulog Cabang Sorong menetapkan harga penjualan sebesar Rp11.600 per kilogram.
Sementara itu, untuk kualitas beras yang didatangkan, Bulog memastikan beras dalam kondisi putih, tidak berbau, dan bebas dari hama.
"Kualitas itu nomor satu yang kita jaga," kata Sigit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!