Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ADB: Eskalasi Konflik dan El Nino Ancam Perekonomian Asia dan Pasifik

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
ADB: Eskalasi Konflik dan El Nino Ancam Perekonomian Asia dan Pasifik Doc: ANTARA
Ket. Petani menanam padi di area genangan Waduk Saradan, Madiun, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Penyusutan debit air saat kemarau yang diperparah fenomena el nino mengakibatkan sebagian besar area genangannya mengering

MANILA - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyatakan eskalasi konflik dan El Nino yang sangat kuat mengancam perekonomian Asia dan Pasifik.

Asian Development Outlook (ADO) September 2026 memproyeksikan pertumbuhan negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik akan melambat dari 5,5 persen pada 2025 menjadi 5 persen tahun ini, sebelum sedikit meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027. Proyeksi tersebut 0,1 poin persentase lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya pada Juli.

Menurut ADB, pertumbuhan perekonomian di kawasan Asia-Pasifik untuk 2026 direvisi turun menjadi 4,2 persen dari 4,3 persen pada Juli.

Namun, proyeksi inflasi untuk 2027 direvisi naik tipis menjadi 3,5 persen, dibandingkan 3,4 persen pada Juli. Proyeksi inflasi yang telah direvisi untuk kedua tahun tersebut tetap lebih tinggi daripada angka 3 persen yang tercatat pada 2025.

ADB mengatakan meluasnya konflik di Timur Tengah dan meningkatnya intensitas konflik Rusia-Ukraina dapat membuat harga energi global tetap tinggi dan bergejolak, serta berdampak terhadap komoditas lainnya.

Laporan itu juga mencatat bahwa El Nino yang sangat kuat diperkirakan akan terus berlangsung hingga kuartal pertama 2027. Cuaca diperkirakan akan lebih kering dan berpotensi menyebabkan hasil panen yang lebih rendah serta berkurangnya produksi listrik tenaga air, yang pada gilirannya akan meningkatkan permintaan energi, menurunkan produksi pertanian, serta mendorong kenaikan harga bahan bakar dan pangan.

Presiden ADB Masato Kanda mengatakan pemerintah negara-negara tersebut perlu bersiap dan melindungi masyarakat yang paling rentan, di tengah semakin menguatnya fenomena El Nino, krisis energi yang berkepanjangan, dan risiko-risiko kembali muncul di pasar keuangan. =

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.