Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut KAI Sebut Integrasi INKA Efektif Mulai Januari 2027

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 05:23 WIB | Oleh:
Dirut KAI Sebut Integrasi INKA Efektif Mulai Januari 2027 Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan konsolidasi dan integrasi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA ditargetkan efektif mulai 1 Januari 2027 setelah proses uji tuntas terhadap perusahaan tersebut selesai.

"Rencana konsolidasi integrasinya itu pada 1 Januari," kata Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (23/9).

Bobby menjelaskan proses inbreng INKA dilakukan pada September 2026 dengan skema inbreng bersyarat, sedangkan konsolidasi dan integrasi dilaksanakan mulai awal 2027.

"Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari," ujarnya.

Menurut Bobby, KAI telah menyelesaikan uji tuntas (due diligence) terhadap seluruh aspek yang ada di INKA sebagai bagian dari proses integrasi.

"Kami sekarang ini sudah melakukan due diligence terhadap semua aspek yang ada di INKA," katanya.

Setelah integrasi, INKA akan memiliki peran yang lebih luas karena kegiatan perawatan sarana perkeretaapian KAI, termasuk Balai Yasa, akan diintegrasikan dengan perusahaan manufaktur kereta api tersebut.

Dengan skema itu, kegiatan INKA tidak hanya mencakup manufaktur, tetapi juga perawatan dan rekayasa sarana perkeretaapian.

"INKA ini nanti jadi besar. Jadi mereka melakukan manufakturing, mereka melakukan perawatan, mereka melakukan rekayasa juga," ujar Bobby.

KAI menargetkan INKA pada 2029 berkembang menjadi perusahaan manufaktur kereta api yang lebih sehat secara finansial sekaligus memiliki bisnis pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan menyeluruh (maintenance, repair, and overhaul/MRO) yang kuat dan berkelanjutan.

Dalam menyusun rencana integrasi tersebut, KAI juga melakukan studi perbandingan (benchmarking) terhadap sejumlah model integrasi operator dan manufaktur kereta api di berbagai negara, antara lain Rusia dan Jepang.

Dalam paparan KAI sebelumnya, perusahaan menyebut model integrasi di Rusia melibatkan operator kereta nasional Russian Railways dan produsen sarana perkeretaapian Transmashholding.

Sementara di Jepang, East Japan Railway Company (JR East) mengakuisisi bisnis manufaktur sarana perkeretaapian Tokyu Car Corporation pada 2012 dan menjadikannya anak perusahaan bernama Japan Transport Engineering Company (J-TREC).

KAI menilai model integrasi operator dan manufaktur tersebut dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan efisiensi pengadaan, memberikan kepastian perencanaan jangka panjang, serta menyelaraskan riset dan pengembangan dengan kebutuhan operator.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.