Refleksi 81 Tahun Hiroshima, Serukan Hapus Senjata Nuklir dari Bumi
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 23:21 WIB | Oleh: Deri HenriawanSeiring terus berkurangnya jumlah hibakusha atau penyintas bom atom, Matsui mengajak generasi muda menjadikan "penghapusan senjata nuklir sebagai akal sehat dalam komunitas internasional" serta "membantu menciptakan lingkungan yang tidak lagi memungkinkan para pembuat kebijakan bergantung pada strategi penangkalan nuklir."
Matsui juga mendesak Jepang untuk berpartisipasi sebagai pengamat dalam Konferensi Tinjauan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir yang akan digelar pada November mendatang.
Jepang hingga kini belum bergabung dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir karena masih mengandalkan payung nuklir Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi penangkalannya.
Tiga hari setelah serangan nuklir pertama di dunia meluluhlantakkan Hiroshima, bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki, Jepang barat daya. Enam hari kemudian, Jepang menyerah kepada Pasukan Sekutu, yang menandai berakhirnya Perang Dunia II.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Pemerintah Kota Hiroshima, rata-rata usia penyintas resmi dari dua pengeboman atom tersebut kini telah melampaui 86 tahun. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!