Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampus Jadi Ujung Tombak UMKM Berkelanjutan

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampus Jadi Ujung Tombak UMKM Berkelanjutan Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Sejumlah produk UMKM Subang yang dipajang di Galeri UMKM PLUT-KUMKM Subang.

SURABAYA – Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendorong perguruan tinggi memperkuat peran inkubator sebagai wadah pembinaan usaha agar pengembangan UMKM berlangsung terstruktur, berkelanjutan dan terintegrasi.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan keberadaan inkubator menjadi salah satu ujung tombak Program Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi Rakyat (Prokesra) yang menargetkan penciptaan 10 juta wirausaha dan pekerja.

"Targetnya adalah kita ingin menghasilkan 10 juta wirausaha dan pekerja melalui program ini, dan ujung tombaknya adalah kita ingin mulai menghidupkan inkubator-inkubator yang ada di seluruh tanah air baik yang di bawah binaan kampus maupun di luar kampus," katanya dalam Bursa Wirausaha Unggulan sekaligus akad massal KUR Jawa Timur 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu (23/9).

Inkubator UMKM di kampus berfungsi untuk mendampingi, membimbing dan mempercepat perkembangan bisnis rintisan (startup) atau UMKM milik mahasiswa, alumni, maupun masyarakat umum agar menjadi usaha yang mandiri dan profitable.

Maman mengatakan perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena menjadi pusat pengembangan pengetahuan dan inovasi yang dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan peluang usaha.

Oleh sebab itu, ia menilai inkubator diperlukan untuk memperpanjang pendampingan terhadap pelaku UMKM sehingga pembinaan tidak berhenti pada pemberian bantuan atau pembiayaan.

Hal tersebut lantaran banyak produk UMKM memiliki potensi tetapi tidak berkembang karena tidak didukung riset, pengembangan, dan pendampingan yang berkelanjutan.

"Karena kita butuh perpanjangan tangan agar pembinaan kepada usaha mikro kecil menengah itu lebih terstruktur, tersistematis, terintegrasi serta berkelanjutan," ujarnya.

Melalui penguatan inkubator kampus ini, kata Maman, akan mampu menjawab kompleksitas persoalan UMKM yang tidak hanya berkaitan dengan permodalan, tetapi juga perizinan, sertifikasi, dan akses pasar.

Ia pun mengingatkan pembinaan yang tidak berkesinambungan berisiko membuat UMKM berhenti berkembang meskipun sebelumnya telah memperoleh dukungan pembiayaan.

Ia menambahkan, penguatan kualitas produk juga menjadi bagian penting agar UMKM tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi memiliki peluang memperluas pasar ke mancanegara.

"Makanya kita bersama-sama dengan kampus kita hidupkan inkubator, dan mudah-mudahan dari kebijakan ini lahir usaha-usaha mikro kecil dan menengah yang berkualitas dan bagus untuk bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri kita," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
UMKM

Kampus Jadi Ujung Tombak UMKM Berkelanjutan

49 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kampus Jadi Ujung Tombak UM...
UMKM

Akses Pasar Seret, Pengembangan UMKM Tersendat

49 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Akses Pasar Seret, Pengemba...
Ekonomi
Regulasi Ojol Masuk Babak B...
Ekonomi
BI Tahan Bunga 5,75 Persen,...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.