Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belarus Bidik Pasar Indonesia untuk Perluas Kerja Sama Dagang hingga Pariwisata

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 15:27 WIB | Oleh:
Belarus Bidik Pasar Indonesia untuk Perluas Kerja Sama Dagang hingga Pariwisata Doc: AFP/NATALIA KOLESNIKOVA

JAKARTA - Belarus menyambut baik keputusan Indonesia yang baru-baru ini memberikan fasilitas bebas visa bagi warga Belarus. Sementara itu, warga negara Indonesia juga dapat melakukan perjalanan ke Belarus tanpa visa.

Belarus mengundang masyarakat Indonesia untuk mengunjungi Belarus dan menikmati keindahan alam, arsitektur, serta budayanya. Belarus juga mendorong biro perjalanan Indonesia untuk bekerja sama dengan mitra mereka di Belarus dalam mengembangkan paket wisata bagi wisatawan Indonesia.

Belarus mendorong penguatan kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor, termasuk perdagangan dan ekonomi, kerja sama industri dan investasi, pertanian, riset ilmiah, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, hingga pariwisata.

"Belarus memandang Indonesia sebagai sahabat sejati dan mitra strategis di Asia Tenggara," kata Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski dalam acara resepsi merayakan Hari Nasional Belarus, di Jakarta, Selasa (22/9).

Dalam sambutannya, Ramanouski menyoroti penguatan hubungan bilateral kedua negara setelah Presiden Belarus Alexander Lukashenko melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta pada Juli.

Kunjungan kenegaraan yang mempertemukan Presiden Lukashenko dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto itu menegaskan kemitraan antara kedua negara.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin sepakat untuk terus memperkuat dialog politik dan bekerja sama secara erat di beberapa bidang prioritas, termasuk kerja sama ekonomi dan perdagangan.

Ramanouski juga menyoroti penandatanganan Perjanjian Kawasan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) pada Desember 2025. Belarus menjadi negara anggota EAEU pertama yang meratifikasi perjanjian tersebut pada tahun ini.

Belarus berharap perjanjian tersebut dapat segera berlaku sehingga pelaku usaha kedua negara dapat memanfaatkan penurunan tarif serta hambatan nontarif. Sejumlah langkah telah dilakukan untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Pada Mei, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi Minsk dan menjadi ketua bersama dalam pertemuan ke-8 Komisi Bersama Perdagangan dan Ekonomi, kata Dubes.

Forum Bisnis Indonesia-Belarus juga digelar pada Juni di sela-sela kunjungan Presiden Indonesia, sementara pameran nasional yang menampilkan produk-produk Belarus digelar untuk pertama kalinya di Jakarta pada Juli.

Ramanouski menilai berbagai pertukaran tersebut menunjukkan besarnya minat kalangan usaha untuk meningkatkan perdagangan bilateral yang saling menguntungkan.

Belarus, kata dia, saat ini memasok pupuk dan susu skim ke Indonesia, yang turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan Indonesia. Sementara itu, Belarus mengimpor produk industri, ikan, kakao, dan karet dari Indonesia.

Namun demikian, Ramanouski mengatakan potensi perdagangan bilateral kedua negara masih sangat besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Oleh karena itu, Belarus mengajak Indonesia untuk mengeksplorasi kerja sama di sejumlah sektor, termasuk peralatan pertambangan dan pertanian, pengelolaan limbah, transportasi, energi, farmasi, teknologi informasi dan komunikasi, serta kecerdasan buatan (AI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
44 Area Konversi Hutan di S...
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...

Harga Cabai Rawit Rp100.800/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.