Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Satpol PP Tertibkan PKL Liar dan Odong-odong di Jatinegara Jaktim

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 12:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Satpol PP Tertibkan PKL Liar dan Odong-odong di Jatinegara Jaktim Doc: ANTARA
Ket. Petugas gabungan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) liar dan odong-odong di Jalan Jatinegara Timur IV, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2025).

JAKARTA – Petugas gabungan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) liar dan odong-odong di Jalan Jatinegara Timur IV, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

"Kita lakukan penertiban karena banyak laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan PKL dan odong-odong itu," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin Amali, di Jakarta, Kamis (30/10).

Kegiatan penertiban itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan dan keluhan warga yang merasa terganggu dengan keberadaan PKL serta odong-odong yang kerap beroperasi di sekitar permukiman dan jalan utama.

Keberadaan mereka dinilai menghambat lalu lintas, menimbulkan kebisingan, serta mengganggu ketertiban umum di kawasan tersebut.

Teguh mengatakan tindak lanjut aduan masyarakat itu dilakukan dengan melakukan pengawasan dan penertiban secara humanis.

"Sebanyak 15 petugas gabungan dari unsur Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) liar dan odong-odong," ucap Teguh.

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan kartu kuning kepada enam pedagang kaki lima sebagai bentuk peringatan pertama.

Pemberian kartu kuning itu merupakan langkah persuasif agar para pedagang memahami aturan dan tidak lagi berjualan di lokasi yang dilarang.

Menurut Teguh, jika pedagang telah diberi peringatan, namun masih membandel dan kembali membuka lapak di tempat yang sama, maka mereka akan dikenai sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sesuai ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Selain menertibkan PKL, petugas juga menjaring empat unit odong-odong yang beroperasi di kawasan tersebut.

Keberadaan odong-odong di jalan umum itu dinilai melanggar aturan karena tidak memiliki izin dan tidak memenuhi standar keselamatan transportasi.

"Pengemudinya kita berikan edukasi untuk tidak beroperasi karena kendaraannya melanggar aturan. Mereka kita minta untuk tidak lagi menggunakan jalan raya sebagai lintasan," jelas Teguh.

Terlebih, sambung dia, keberadaan odong-odong kerap menjadi perhatian karena seringkali menggunakan jalan utama dan menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat membawa anak-anak.

Oleh karena itu, edukasi dan pembinaan kepada pengemudi dilakukan agar mereka tidak kembali beroperasi secara ilegal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Permintaan tabung oksigen d...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.