Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bogor Paparkan Prioritas Pembangunan untuk Mengakomodir Warga Prasejahtera

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Wali Kota Bogor Paparkan Prioritas Pembangunan untuk Mengakomodir Warga Prasejahtera Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, pada Selasa (4/8) menjadi narasumber dalam live talkshow dan interaktif Megaswara di Gedung UG Multimedia, Jalan Suryakencana, Kota Bogor.

Bertajuk "Setahun Plus", Wali Kota Dedie Rachim memaparkan berbagai hal yang telah dan sedang dikerjakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, peningkatan pendapatan daerah, transportasi, sosial ekonomi, dan berbagai sektor lainnya.

Pada sektor pendidikan, Wali Kota Dedie Rachim mengatakan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Kota Bogor memprioritaskan untuk mengakomodir warga prasejahtera agar dapat bersekolah dan diterima di sekolah negeri. Sementara masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke atas atau mampu diarahkan untuk memilih sekolah swasta.

Menurut dia, Kota Bogor bukan kekurangan sekolah, melainkan membutuhkan pemerataan sebaran siswa yang merata.

"Pendidikan ini menjadi konsen dan prioritas. Karena pembangunan itu tidak hanya infrastruktur, tapi juga prioritas pembangunan manusia," ungkap dia.

Dalam penataan kota, Pemkot Bogor juga terus melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, badan jalan, dan saluran air. Saat ini, Pemkot Bogor tengah mengkaji penerapan denda bagi masyarakat yang mengakses layanan PKL atau pembeli yang tetap membeli di lokasi yang melanggar aturan.

"Iya jadi metodenya kita kaji bagaimana memberikan denda kepada pembeli. Karena selama ini yang ditindak adalah para pedagang. Tapi ke depan pembeli pun akan dikenakan denda," ujar dia.

Hal lain yang krusial dalam penataan kota adalah meningkatkan kualitas kota agar semakin nyaman dan memiliki daya tarik. Di antaranya melalui pengembangan sektor-sektor yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah.

"Salah satunya adalah bagaimana Kota Bogor menjadi tujuan utama. Orang yang datang nyaman berlama-lama di Kota Bogor, berwisata, dan belanja," ucap Wali Kota Dedie Rachim.

Wali Kota Bogor pun mengatakan dirinya banyak belajar dari daerah lain dalam melakukan penataan perkotaan yang dapat menunjang potensi kota agar lebih efisien dan maksimal.

"Saya belajar banyak dari daerah lain untuk mulai melakukan penataan perkotaan yang akan menunjang potensi kota menjadi lebih efisien dan maksimal. Sehingga penataan ini juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi di Kota Bogor," ujar dia.

Untuk penataan yang saat ini sudah dilakukan, di antaranya sektor transportasi melalui layanan Biskita, penegakan aturan masa usia angkutan kota, peningkatan keselamatan transportasi, penambahan ruang terbuka publik, dan sebagainya.

Dalam talkshow interaktif tersebut, masyarakat juga mempertanyakan progres pengerjaan trase baru Batutulis. Wali Kota Dedie Rachim menyampaikan bahwa pembangunan saat ini masih terus berjalan.

"Alhamdulillah sudah 25 persen. Dari pengerjaan teknis tidak ada kendala, lancar, tidak ada sumber genangan air, tidak ada mata air, dan sebagainya. Semua clear sampai saat ini," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Pemprov DKI Gencarkan Hujan...
Luar Negeri
WFP Peringatkan El Nino Bis...

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.