Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kejadian Berulang, BGN Perketat Pengawasan Penyaluran MBG di Kendari

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 12:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kejadian Berulang, BGN Perketat Pengawasan Penyaluran MBG di Kendari Doc: ANTARA
Ket. Kepala KPPG Kota Kendari Mulyadi menghadiri RDP di Kantor DPRD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (23/9/2026).

KENDARI – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan penyaluran makan bergizi gratis (MBG) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), demi mencegah keluhan kesehatan yang dialami 57 pelajar tidak terulang.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari, Mulyadi, Selasa (22/9), mengatakan pengawasan penyaluran dengan menerapkan pengujian awal sampel makanan (rapid test) sebelum didistribusikan ke penerima manfaat.

"Ini agar kami bisa menguji kelayakan makanan selama proses penyajian tidak terjadi kesalahan," kata Mulyadi usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kota Kendari.

Ia mengatakan BGN kepada SPPG se-Bumi Anoa juga menerapkan pemantauan bertahap selama pemilihan bahan baku pangan, proses produksi hingga distribusi.

Menurut Mulyadi, keluhan kesehatan yang dialami 57 siswa di Kendari diduga karena kelalaian petugas. Untuk itu BGN melakukan pengawasan lebih ketat demi menjamin keamanan makanan.

Selain dari segi produksi, syarat administrasi kelayakan SPPG juga menjadi evaluasi seperti Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) di 41 SPPG.

"Sementara untuk mencegah adanya gangguan kesehatan para penerima manfaat, kami akan meminta pihak sekolah mendapat kondisi kesehatan para siswa, jangan sampai ada yang alergi makanan tertentu," ucap Mulyadi.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi I DPRD Kendari La Ode Ashar mengatakan perlu ada inspeksi dan pemantauan setiap bulan ke 41 SPPG yang berada di Kendari.

Menurut dia  hal Ini perlu agar melihat kelayakan SPPG mulai dari fasilitas, tempat pengolahan bahan makanan, pengolahan limbah agar jangan sampai ada yang sudah tidak layak dan mengabaikan SOP.

"Sehingga kami harapkan tidak ada lagi korban serupa seperti yang dialami para siswa 57 orang ini," ujar Ashar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

OJK Perketat Transparansi Pinjaman Online

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Perketat Transparansi P...
Nasional
436 Prajurit TNI AU Resmi j...
Daerah
Buron Kasus Pembunuhan Suha...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.