Serangan Bom Bunuh Diri Tewaskan 14 Orang di Depan Kantor Polisi Pakistan
📅 Senin, 03 Agu 2026, 08:09 WIB | Oleh: Lili LestariJAKARTA - Seorang pelaku bom bunuh diri menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai beberapa lainnya di luar kantor polisi di Lembah Swat, Pakistan, menyerang di dekat kerumunan orang yang berkumpul untuk melakukan aksi protes.
Mengutip laporan Al Jazeera, pengeboman itu terjadi pada Minggu (2/8) malam di Kabal, sebuah kota di lembah di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, dekat perbatasan dengan Afghanistan.
Menurut Kepala Kepolisian Distrik Swat (DPO) Umar Khan, pelaku bom bunuh diri meledakkan bahan peledak setelah petugas polisi mencoba menghentikan dan menggeledahnya di pintu masuk kantor polisi.
Wakil Inspektur Jenderal Kepolisian Swat, Fida Hussain, mengatakan setidaknya 22 orang terluka. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Ledakan itu terjadi di dekat ratusan orang yang berkumpul di persimpangan terdekat untuk menuntut tindakan pemerintah terhadap meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut. Ledakan itu menghantam kerumunan saat pembicara terakhir sedang menyampaikan pidatonya, menyebabkan warga panik berhamburan meninggalkan lokasi kejadian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para demonstran berkumpul khusus untuk mengutuk kebangkitan kembali serangan kekerasan di Swat – sebuah lembah yang menjadi benteng Taliban Pakistan, juga dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebelum serangan militer tahun 2009 mengusir kelompok tersebut.
Pendemo menuduh pihak berwenang menindak warga sipil yang damai sementara para pejuang beroperasi secara terbuka di pegunungan sekitarnya, menyebarkan video aktivitas mereka di media sosial.
“Kita telah menyaksikan pertumpahan darah selama bertahun-tahun,” kata salah satu pembicara seperti dikutip oleh media Pakistan, Dawn. “Kita tidak menginginkan generasi janda dan yatim piatu berikutnya.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Kekerasan Meningkat
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk pengeboman tersebut, dan menyatakan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa.
Dalam pernyataan terpisah, mereka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas, mendoakan kesembuhan bagi yang terluka, dan mengarahkan pihak berwenang untuk memastikan para korban luka menerima perawatan medis sebaik mungkin.
Zardari dan Sharif juga mengatakan perjuangan Pakistan melawan “terorisme” akan terus berlanjut hingga diberantas.
Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi juga mengutuk serangan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas dan mendoakan kesembuhan yang lebih cepat bagi para korban luka.
Khan mengatakan pasukan keamanan telah mengepung area tersebut dan membuka penyelidikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!