Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rutan Padang Tes Urine Mendadak, 30 WBP dan 20 Pegawai Diperiksa.

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 19:08 WIB | Oleh:
Rutan Padang Tes Urine Mendadak, 30 WBP dan 20 Pegawai Diperiksa. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Rutan Padang bersama aparat penegak hukum dan TNI memeriksa warga binaan dalam razia di Rutan Padang, Sumatera Barat, Senin (21/9).

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Padang, Sumatera Barat, melakukan tes urine secara mendadak dan acak terhadap 30 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan 20 pegawai sebagai upaya mencegah peredaran narkotika.

"Tiga puluh warga binaan dilakukan tes urine secara acak dan mendadak malam tadi, hasilnya semua negatif," kata Kepala Rutan Padang Mai Yudiansyah di Padang, Selasa.

Tes urine dilakukan setelah Rutan Padang menggelar razia gabungan bersama kepolisian, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, dan TNI.

Menurut Mai, pemeriksaan urine secara acak diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan rutan sejak dini.

Jika ditemukan WBP yang positif menggunakan narkotika, menurut dia, hal itu dapat menjadi indikasi awal yang perlu ditelusuri lebih lanjut terkait kemungkinan masuknya narkotika ke dalam rutan.

"Alhamdulillah hasil tes secara acak yang telah dilakukan malam tadi semuanya dinyatakan negatif, namun demikian pengawasan tidak bisa dikendorkan," katanya.

Selain 30 WBP, sebanyak 20 pegawai Rutan Padang yang dipilih secara acak juga menjalani tes urine dan seluruhnya dinyatakan negatif.

Mai mengatakan Rutan Padang saat ini dihuni 990 orang dan sekitar 60 persen di antaranya merupakan WBP yang terjerat perkara narkotika.

"Dengan kondisi demikian maka pengawasan mutlak harus dilakukan, karena kemungkinan penyelundupan narkoba ke dalam Rutan itu masih ada dengan berbagai modus dan caranya," ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Rutan Padang secara rutin menggelar razia gabungan serta melakukan tes urine terhadap WBP maupun pegawai pada waktu yang tidak ditentukan sebelumnya.

Menurut Mai, langkah tersebut diperlukan untuk memperketat pengawasan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya narkotika di lingkungan Rutan Padang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Desak Putin dan Zelenskyy Sepakati Perdamaian

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...

Janice Tjen Melaju ke Babak 16 Besar Wuhan Open 2026

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.