Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan
📅 Senin, 03 Agu 2026, 11:45 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaPemkab Rembang juga berharap pemerintah pusat memberikan kepastian harga tebu, meningkatkan rendemen, serta menambah dukungan sarana dan prasarana, termasuk bantuan pupuk.
Pada 2026, Kabupaten Rembang memperoleh program bongkar ratoon seluas sekitar 1.900 hektare. Program tersebut disertai bantuan benih sekitar 60 ribu mata tunas dengan alokasi anggaran sekitar Rp3,6 miliar.
Sementara itu, pemilik tempat pengolahan gula tumbu sekaligus mitra petani KPCM, Syued Hasyim mengatakan usaha yang dirintis sejak 2004 tersebut masih menjadi salah satu sentra pengolahan gula merah tebu di Kecamatan Pamotan.
Menurut dia kendala utama yang dihadapi ketika tingginya curah hujan karena proses produksi masih menggunakan peralatan konvensional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau musim hujan produksi sangat terganggu. Harapan kami ada modernisasi alat sehingga biaya operasional lebih efisien dan bisa menggunakan bahan bakar alternatif," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!