Iran Hampir Capai Kesepakatan dengan Oman soal Selat Hormuz, Trump Tunda Serangan
📅 Senin, 03 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim PenulisTrump menegaskan setiap kesepakatan harus mencakup pembukaan penuh Selat Hormuz serta penghentian ancaman nuklir Iran.
Sejak awal konflik, Trump menyebut perang diperlukan untuk menghentikan program nuklir Iran. Negara-negara Barat menuduh Teheran berupaya mengembangkan senjata nuklir, sementara Iran menegaskan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil.
Perselisihan mengenai Selat Hormuz memicu kembali serangan bulan lalu setelah Iran menolak memberikan akses bagi kapal melalui jalur selain rute yang berada dekat pantainya.
Bahas Jalur Baru
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan negaranya hampir mencapai kesepakatan dengan Oman mengenai jalur pelayaran baru di Selat Hormuz.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami hampir mencapai kesepahaman mengenai jalur yang dapat diterima kedua pihak, bukan jalur utara maupun selatan, melainkan jalur yang menghormati hak kedaulatan masing-masing negara serta menjaga kepentingan dan keamanan nasional kami," ujarnya kepada televisi pemerintah Iran.
Namun, Baqaei menegaskan bahwa kesepakatan mengenai jalur baru tersebut tidak berarti Selat Hormuz akan kembali dibuka sepenuhnya.
Sementara itu, perusahaan pemantau perdagangan maritim Kpler melaporkan pada Jumat (31/7) bahwa lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz mengalami penurunan tajam di tengah ketegangan yang masih berlangsung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!