Xi Jinping Ingin AI Kuasai Seluruh Medan Perang, Tiongkok Siapkan Mesin Perang Masa Depan
Minggu, 02 Agu 2026, 05:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKeunggulan Beijing dinilai bukan hanya berasal dari kemampuan militernya, tetapi juga dari besarnya ekosistem riset dan industri teknologi dalam negeri yang mampu menghasilkan inovasi dalam skala sangat besar.
Dorongan terbaru dari Xi Jinping juga datang bersamaan dengan percepatan modernisasi militer Tiongkok secara menyeluruh. Dalam beberapa tahun terakhir, PLA terus meningkatkan produksi pesawat tempur siluman generasi kelima J-20, membangun armada kapal perusak Type 055 yang kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia, mengoperasikan rudal hipersonik, hingga melakukan uji terbang pesawat tempur generasi keenam yang diklaim sebagai yang pertama di dunia.
Di tengah semua perkembangan tersebut, kecerdasan buatan dipandang sebagai "otak" yang akan menghubungkan seluruh platform tempur itu ke dalam satu jaringan peperangan modern. Jika visi Xi Jinping berhasil diwujudkan, AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan akan menjadi pusat kendali yang menentukan bagaimana perang masa depan dijalankan—lebih cepat, lebih terintegrasi, dan semakin minim campur tangan manusia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!