Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas: Pompa Air Tenaga Surya Bisa Tekan Ongkos Irigasi Petani hingga 0 Rupiah

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bappenas: Pompa Air Tenaga Surya Bisa Tekan Ongkos Irigasi Petani hingga 0 Rupiah Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama Alias Teguh Sambodo saat ditemui wartawan usai peresmian PATS di Sibonor Ompu Ratus, Kabupaten Samosir, Sabtu (3/10/2026)

SAMOSIR - Kementerian PPN/Bappenas menyebut penggunaan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara dapat menekan biaya operasional irigasi petani hingga nol rupiah.

Sebab, pompa irigasi yang sebelumnya menggunakan bahan bakar fosil Pertalite digantikan dengan pompa bertenaga surya.

“PATS di Desa Sibonor Ompu Rotus ini akan menjadi contoh bagaimana upaya yang kita lakukan bersama nantinya akan mengurangi emisi 10,18 ton CO2 equivalent per tahun melalui efisiensi penggunaan bahan bakar fosil. Penghematan biaya solar atau BBM secara langsung akan mengurangi beban operasional petani,” kata Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama Alias Teguh Sambodo saat peresmian PATS di Sibonor Ompu Ratus, Kabupaten Samosir, Sabtu.

Lenorado menjelaskan PATS Sibonor mengairi 82 hektare (ha) sawah tadah hujan dan memberikan manfaat kepada 749 petani yang selama ini terbatas melakukan penanaman satu kali dalam setahun.

Ketersediaan air yang lebih andal diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus frekuensi tanam petani.

"Harapannya kepada masyarakat dengan adanya pompa air tenaga surya ini dapat meningkatkan produktivitas dari yang biasanya hanya satu kali produksi bisa menjadi dua sampai dengan tiga kali. Dan tentu saja kami berharap dengan adanya ini dapat membawa dampak dalam meningkatkan kesejahteraan para petani," jelasnya.

Sistem PATS memasok air irigasi dari Danau Toba dengan debit sekitar 1.900 meter kubik per hari.

Ketersediaan air itu diharapkan dapat mengatasi persoalan gagal panen yang selama ini dihadapi petani akibat distribusi air Danau Toba yang tidak merata serta karakteristik tanah pasir berlempung.

Bappenas sendiri menargetkan produksi padi di kawasan tersebut bisa meningkat tiga kali lipat dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun seiring dengan meningkatnya ketersediaan air untuk irigasi.

Proyek dengan nilai pembiayaan Rp5,7 miliar itu merupakan proyek percontohan (pilot project) inovasi teknologi rendah karbon dalam program Low Carbon Development Initiative (LCDI) fase II.

Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris melalui UK Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO).

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PPN/Bappenas mengoordinasikan program dan integrasi perencanaan pusat dan daerah.

Pemerintah Inggris melalui UK FCDO menyediakan pendanaan hibah dengan pengelolaan lembaga konsultan Oxofrd Policy Management Limited (OPML).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berperan mengusulkan lokasi dan mengawal program, sedangkan Pemerintah Kabupaten Samosir dan Desa Sibonor berkomitmen mengoperasikan sistem serta menjaga konservasi lahan di wilayah hulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.