Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Separuh Wilayah Inggris Dilanda Kekeringan Ketika Gelombang Panas Mencapai Puncaknya

2 Kamis, 30 Jul 2026, 13:29 WIB | Oleh:
Separuh Wilayah Inggris Dilanda Kekeringan Ketika Gelombang Panas Mencapai Puncaknya Separuh Wilayah Inggris Dilanda Kekeringan Ketika Gelombang Panas Mencapai Puncaknya Doc: BBC
Ket. Lapangan golf yang dikelilingi rumput kering di Dorset, hanya salah satu daerah yang dinyatakan mengalami kekeringan pada hari Rabu.

LONDON - Separuh wilayah Inggris secara resmi dinyatakan dilanda kekeringan menyusul curah hujan terendah sepanjang sejarah dan suhu tinggi yang berkepanjangan, kata Badan Lingkungan Hidup, Rabu (29/7).

Anadolu melaporkan, tujuh wilayah secara resmi dinyatakan mengalami kekeringan, yakni: East Anglia; Hertfordshire dan seluruh London; Thames Valley; Hampshire dan Isle of Wight; Devon dan Cornwall; West Midlands; dan Wessex, yang meliputi Dorset, Somerset, Wiltshire, dan South Gloucestershire.

Pengumuman ini disampaikan menjelang puncak gelombang panas keempat tahun ini yang diperkirakan terjadi pada hari Rabu, dengan suhu yang diperkirakan mencapai hingga 35 derajat Celsius.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) telah mengeluarkan peringatan kesehatan akibat panas tingkat amber untuk wilayah East Midlands, East of England, South East, dan London.

Peringatan tersebut tetap berlaku hingga Kamis, kenaikan suhu dapat meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Kondisi kering ini terjadi setelah kekeringan musim panas lalu. Inggris menghadapi cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, yang sebagian besar dipicu oleh pembakaran bahan bakar fosil.

Penilaian dari Met Office memperingatkan bahwa kebakaran dapat menjadi "sangat parah" jika terjadi di beberapa bagian London, Inggris Tenggara, dan Inggris bagian timur karena kondisi panas dan kering.

Dewan Kepala Pemadam Kebakaran Nasional (NFCC) mengatakan layanan darurat di Inggris dan Wales sejauh ini telah menanggapi 706 kebakaran hutan pada tahun 2026, dengan 208 insiden tercatat dari tanggal 16-28 Juli.

Dewan tersebut mengatakan angka terbaru, yang tidak termasuk kebakaran hutan di tempat lain di Inggris, seperti kebakaran besar di Cairngorms di Skotlandia, menunjukkan "seberapa cepat aktivitas kebakaran hutan dapat meningkat selama periode cuaca panas dan kering yang berkepanjangan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Setelah Menanti 14 tahun, A...
Rona
Tips Menjadi Content Creator
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.