Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Moskow Dihujani Serangan Drone Ukraina di Tengah Pemilu

📅 Senin, 21 Sep 2026, 15:19 WIB | Oleh:
Moskow Dihujani Serangan Drone Ukraina di Tengah Pemilu Doc: AFP

ISTANBUL - Serangan besar-besaran pesawat drone Ukraina pada malam hari ke Moskow dan wilayah sekitarnya menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya, menurut otoritas Russia pada Minggu (20/9).

Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan ibu kota Russia itu mengalami serangan drone terbesar, dengan mengklaim lebih dari 1.600 UAV Ukraina ditembak jatuh sejak Sabtu (19/9), termasuk 450 drone saat mendekati Moskow.

Dia mengatakan beberapa drone mencapai Kilang Minyak Moskow dan menyebabkan kerusakan pada fasilitas tersebut, sementara satu drone menghantam sebuah gedung hunian. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya itu jelas direncanakan dengan tujuan mengganggu jalannya pemilu. Lawan gagal mencapai tujuan tersebut,” tulis Sobyanin di Telegram.

Sementara itu, Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyov mengatakan melalui platform media sosial Russia Max bahwa serangan tersebut merusak infrastruktur sipil dan memicu kebakaran di sejumlah wilayah.

Dampak paling serius tercatat di Distrik Ramensky, tempat sebuah drone yang jatuh memicu kebakaran di atap gedung apartemen 21 lantai dan menyebabkan 400 orang harus dievakuasi. Sebanyak 20 kendaraan juga dilaporkan rusak, katanya.

Sebuah drone juga menghantam gedung apartemen tiga lantai di Sofyino, menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, katanya. Satu orang lainnya tewas di Distrik Orekhovo-Zuyevo, sementara satu orang terluka di Distrik Leninsky.

Serangan tersebut terjadi ketika warga Russia memberikan suara pada hari terakhir pemilu parlemen yang berlangsung selama tiga hari, bersamaan dengan pemungutan suara di tingkat regional dan lokal.

Menurut Komisi Pemilihan Umum Pusat Russia, lebih dari 111 juta orang berhak memberikan suara.

Para pemilih memilih seluruh 450 anggota Duma Negara, dengan 225 kursi diperebutkan melalui daftar partai dan 225 kursi melalui daerah pemilihan beranggota tunggal.

Ukraina belum memberikan tanggapan atas klaim terbaru Russia tersebut, sementara verifikasi independen masih sulit dilakukan karena perang yang sedang berlangsung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.