Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jatim Buka Ruang Sinergi Riset dengan ICMI Jatim

📅 Senin, 21 Sep 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Gubernur Jatim Buka Ruang Sinergi Riset dengan ICMI Jatim Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah indar Parawansa berbincang bersama Ketua Umum ICMI Arif Satria dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak beberapa waktu lalu.

SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka ruang sinergi dengan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) provinsi itu untuk memperkuat riset dan inovasi dalam menjawab persoalan masyarakat.

"Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan ICMI. Mari menjadikan kecendekiawanan sebagai kekuatan untuk memecahkan berbagai persoalan di Indonesia," kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin.

Menurut Khofifah, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi ruang pengembangan pengetahuan karena memiliki kekuatan pangan, sumber daya alam, serta sumber daya manusia yang besar.


"Jawa Timur dengan 42 juta jiwa penduduk dan berbagai potensi lainnya adalah sebuah laboratorium hidup atau Living Laboratory bagi para akademisi. Kami optimistis berbagai penelitian, pengabdian masyarakat, dan program inovasi perguruan tinggi secara konsisten dapat diimplementasikan di sini," ucapnya.

Ia mengatakan Pemprov Jawa Timur siap membuka ruang kolaborasi agar hasil riset perguruan tinggi tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang diterapkan untuk kepentingan masyarakat.

Khofifah menyebut Jawa Timur memiliki 7.347 pondok pesantren dengan sekitar 660 ribu santri serta lebih dari 41 ribu ustadz dan ustadzah yang menjadi bagian dari kekuatan sumber daya manusia daerah.

"Jawa Timur ini bisa dibilang adalah paket lengkap. Sebagai wilayah Lumbung Pangan Nasional yang memiliki sumber daya alam beragam, Jatim juga menjadi salah satu lumbung sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Indonesia," ujarnya.

Ketua Umum ICMI Pusat sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria mengatakan potensi sumber daya alam dan intelektual di Jawa Timur dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat kebijakan berbasis bukti ilmiah."Jawa Timur itu kaya akan sumber daya alam dan kaya akan intelektual. Banyak kampus top ada di Jawa Timur. Saya kira ini adalah kekuatan yang sangat besar," katanya.

Arif berharap ICMI Jawa Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu membangun teknologi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berharap keberadaan ICMI tidak hanya ditandai dengan besarnya organisasi, tetapi juga dampak pengabdian yang diberikan kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
PBB Desak Investigasi Seran...
Daerah
Kapal Tanker Tiba di Denpas...
Olahraga
Memborong Empat Kemenangan ...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.