Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemuda Jawa Diminta Terus Dorong UMKM, Ini Pesan Pemprov Sumut

3 Senin, 21 Sep 2026, 05:32 WIB | Oleh:
Pemuda Jawa Diminta Terus Dorong UMKM, Ini Pesan Pemprov Sumut Pemuda Jawa Diminta Terus Dorong UMKM, Ini Pesan Pemprov Sumut Doc: Antara foto/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor (kiri) menerima cendera mata dalam perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia di Kantor Gubernur Sumut, Ahad (20/9).

MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meminta Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia terus berkontribusi dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Kontribusi ini bisa diwujudkan dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM," ucap Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor usai perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia di Kantor Gubernur Sumut, Ahad.

Menurut Timur, Pemprov Sumut mendukung penuh pemberdayaan ekonomi di tingkat lokal yang berperan sebagai motor utama mempercepat pembangunan daerah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut, yakni memberikan kemudahan berupa pengurusan sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM lokal.

Data Dinas Koperasi, Usaha, Kecil, dan Menengah Provinsi Sumut 2025, menyebutkan, Sumatera Utara memiliki sekitar 1,4 juta unit UMKM, dan 98,9 persen di antaranya pelaku usaha mikro dan kecil.

"Tadi Bapak Gubernur Sumatera Utara menyampaikan pesan melalui telepon, bagi bapak/ibu para pelaku UMKM akan disediakan 10.000 sertifikat halal secara gratis," ujar Timur.

Pihaknya juga melanjutkan, bahwa usia 27 tahun Pendawa Indonesia merupakan perjalanan yang panjang bagi suatu organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, Pendawa Indonesia dapat menjadi jembatan yang mampu memperkuat komunikasi, memperluas partisipasi masyarakat.

"Selain itu, mempercepat lahirnya berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," kata Timur.

Oleh kena itu, lanjutnya, pembangunan Sumatera Utara membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk Pendawa Indonesia.

Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat.

"Kami berharap Pendawa Indonesia terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat pembinaan generasi muda, dan menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat," tutur Timur.

Ketua Umum Pengurus Besar Pendawa Indonesia Ruslan menyampaikan, bahwa organisasi kemasyarakatan ini memiliki lembaga sayap.

"Khususnya bernama UMKM Pendawa Sumut yang dibentuk untuk membina, mendampingi, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil di wilayah Sumut," kata dia.

Pihaknya juga mengingatkan agar terus menjaga kebersamaan, saling mengayomi kepada seluruh anggota, membangun kerja sama yang harmonis, seperti TNI, Polri, dan instansi pemerintahan.

"Pendawa Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai organisasi kemasyarakatan fokus pada aksi sosial, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi komunitas," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.