Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bansos PKH 2026 Cair Rp3 Juta: Syarat, Jadwal, dan Cara Cek Penerima

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Bansos PKH 2026 Cair Rp3 Juta: Syarat, Jadwal, dan Cara Cek Penerima Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang memiliki anak usia dini melalui Program Keluarga Harapan (PKH) 2026. Program ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan, gizi, serta mendukung tumbuh kembang anak balita dari keluarga penerima manfaat (KPM).

JAKARTA - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang memiliki anak usia dini melalui Program Keluarga Harapan (PKH) 2026. Program ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan, gizi, serta mendukung tumbuh kembang anak balita dari keluarga penerima manfaat (KPM).

Bansos anak balita merupakan salah satu komponen dalam PKH yang ditujukan bagi anak berusia 0 hingga 6 tahun. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi pemerintah terhadap data keluarga yang tercatat dalam sistem pendataan kesejahteraan sosial.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, keluarga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Berikut syarat penerima bansos anak balita PKH 2026:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Memiliki Kartu Keluarga (KK) dan KTP yang masih berlaku.
  • Memiliki anak usia dini atau balita yang masuk kategori penerima PKH.
  • Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
  • Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin berdasarkan hasil verifikasi pemerintah.
  • Memenuhi komponen kesehatan dalam Program Keluarga Harapan.

Pemerintah memastikan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data sosial ekonomi yang terus diperbarui agar lebih tepat sasaran. Karena itu, daftar penerima dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran dan verifikasi yang dilakukan secara berkala.

Untuk kategori anak usia dini, bantuan diberikan sebesar Rp3 juta per tahun atau Rp750 ribu setiap tahap pencairan. Dana tersebut dapat dimanfaatkan keluarga penerima untuk memenuhi kebutuhan gizi, layanan kesehatan, imunisasi, hingga kebutuhan lain yang menunjang tumbuh kembang anak.

Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga bisa berbeda karena PKH juga mencakup komponen lain, seperti ibu hamil, anak sekolah, lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat. Nominal bantuan akan disesuaikan dengan kategori penerima yang ada dalam satu keluarga.

Penyaluran PKH 2026 dilakukan secara bertahap sepanjang tahun. Berikut jadwal pencairannya:

  • Tahap 1: Januari–Maret 2026.
  • Tahap 2: April–Juni 2026.
  • Tahap 3: Juli–September 2026.
  • Tahap 4: Oktober–Desember 2026.

Jadwal pencairan di setiap daerah dapat berbeda menyesuaikan proses verifikasi data dan kesiapan distribusi bantuan. Masyarakat disarankan menunggu informasi resmi dari Kementerian Sosial maupun pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Masyarakat juga dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui layanan resmi Kemensos. Caranya sebagai berikut:

  • Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
  • Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • Isi kode verifikasi yang tersedia.
  • Klik tombol pencarian data.
  • Sistem akan menampilkan status penerima bantuan apabila data telah terdaftar.

Selain melalui situs resmi, pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat mengajukan usulan sebagai penerima bantuan apabila memenuhi persyaratan namun belum terdaftar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.