Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bukan Modal, DKUM Depok Ungkap Mental Jadi Tantangan Terbesar UMKM

📅 Senin, 27 Jul 2026, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Modal, DKUM Depok Ungkap Mental Jadi Tantangan Terbesar UMKM Doc: Antara
Ket. Bazar UMKM di Depok.

Depok - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Jawa Barat gandeng para pelaku usaha yang telah sukses untuk membantu mengasah mental bersaing  para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah itu untuk bersaing di era digital.

"Tantangan terbesar yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini selain permodalan, perlu juga kesiapan mental untuk berkembang dan bersaing di era digital," kata Sekretaris DKUM Kota Depok, Nelson Da Silva, di Depok, Senin (27/7).

Ia mengatakan pihaknya telah menyelenggarakan berbagai pelatihan dan pembinaan dengan menghadirkan pelaku usaha yang telah sukses sebagai narasumber.

Dikatakannya hasil evaluasi menunjukkan persoalan utama bukan hanya terletak pada keterbatasan modal maupun tempat usaha, melainkan mental pelaku UMKM untuk terus maju, berkembang, dan memperbaiki diri.

“Ternyata setelah diteliti, bukan masalah permodalan, bukan masalah tempat, tetapi masalah mental. Mental untuk maju, mental untuk meningkat, mental untuk memperbaiki diri ini yang masih lemah,” katanya.

Ia menjelaskan pihaknya terus berupaya membangun ekosistem yang mendukung perkembangan UMKM melalui penyediaan informasi, pelaksanaan berbagai event, hingga mengikutsertakan pelaku UMKM dalam pameran tingkat provinsi maupun nasional.

Langkah tersebut dilakukan agar pelaku UMKM memiliki wawasan yang lebih luas sekaligus keberanian untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Persaingan sekarang tidak mudah, apalagi di era digital. Orang sangat mudah berjualan lewat media sosial. UMKM kita juga harus berani masuk ke sana, tidak bisa hanya diam dan berharap pembeli datang sendiri,” jelasnya.

Selain pembinaan, DKUM juga memberikan berbagai bentuk dukungan, seperti fasilitasi sertifikasi halal serta subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM yang mengakses kredit melalui Bank BJB.

Pemkot Depok bahkan menanggung hingga 90 persen bunga pinjaman sebagai bentuk stimulus.Namun, menurut Nelson, masih banyak pelaku UMKM yang belum bisa memanfaatkan program tersebut karena terkendala persyaratan perbankan, terutama rekam jejak kredit atau BI Checking.

“Programnya sudah kami siapkan, bahkan bunga pinjaman kami bayarkan sampai 90 persen. Tetapi banyak yang gugur saat proses BI Checking. Itu memang menjadi kenyataan yang harus kita hadapi,” katanya.

Karena itu, Nelson mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, mulai dari meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, hingga memanfaatkan pemasaran digital agar mampu bersaing dengan produk lain.

Untuk itu pelaku usaha harus memperbaiki diri dan mengikuti perkembangan zaman. Packaging harus menarik, pemasaran juga harus mengikuti tren.

"Kalau kita masih biasa-biasa saja sementara yang lain sudah tampil menarik di media sosial, tentu akan tertinggal. Untuk naik kelas, banyak aspek yang harus dibenahi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Transjakarta Luncurkan Rute...

Kanye West Bakal Gelar Konser di Jakarta

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Kanye West Bakal Gelar Kons...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.