Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

New Zealand Siap Dongkrak Produksi Susu Indonesia

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 16:32 WIB | Oleh:
New Zealand Siap Dongkrak Produksi Susu Indonesia Doc: AFP/WILLIAM WEST

JAKARTA - Duta Besar (Dubes) New Zealand untuk Indonesia, Phillip Taula menyatakan negaranya tidak hanya ingin meningkatkan ekspor produk susu ke Indonesia, tetapi juga mendukung pengembangan sektor dairy atau olahan susu hewani nasional seiring meningkatnya permintaan susu di tanah air.

“Kami mengenali kepentingan dari swasembada pangan, ketahanan pangan. Jadi kami tidak hanya ingin mencoba untuk mendukung sektor dairy di Indonesia, tapi juga meneruskan untuk memberikan produk kualitas tinggi dari New Zealand,” kata Dubes Taula dalam acara peringatan Matariki, Tahun Baru Maori, di Jakarta, Selasa (30/6).

Dirinya menjelaskan bahwa permintaan susu di Indonesia sedang berkembang, dan hampir 70 persen ekspor New Zealand ke Indonesia berasal dari produk dairy yang didominasi susu, disusul keju dan mentega.

Menurut Taula, New Zealand tetap ingin meningkatkan ekspor produk susu ke Indonesia.

Namun, di saat yang sama, New Zealand juga ingin berkolaborasi dengan Indonesia dalam mendukung pengembangan sektor peternakan sapi perah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

Ia menambahkan pembahasan mengenai kerja sama tersebut akan terus dilakukan dengan pemerintah Indonesia khususnya melalui Kementerian Pertanian.

“Kami ingin mencoba untuk mencapai permintaan (susu) itu, dan juga untuk membantu mendukung sektor dairy di Indonesia. Jadi kami mempunyai kerja sama dengan Kementerian Pertanian tentang bagaimana New Zealand dan Indonesia bisa bekerja bersama untuk mendukung sektor domestik dairy di Indonesia,” ucapnya.

Selain sektor dairy, New Zealand juga melihat peluang memperluas kerja sama di bidang pertanian, energi terbarukan, pendidikan, dan ekonomi halal.

Menurut Taula, kerja sama ekonomi halal melalui skema saling pengakuan (mutual recognition arrangement/MRA) yang ditandatangani bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah berjalan selama satu tahun dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Selain meningkatkan ekspor ke Indonesia, New Zealand juga berharap dapat mengimpor lebih banyak produk Indonesia. Sejumlah produk Indonesia yang telah masuk ke New Zealand antara lain kopi, cokelat, mi instan, serta berbagai komoditas lainnya.

Adapun Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol pada 14 Juni mengungkapkan bahwa selisih atau gap antara ketersediaan dan kebutuhan susu nasional masih sangat tinggi. Hanif menyebut, pemerintah saat ini masih melakukan impor susu untuk memenuhi 80 persen kebutuhan susu nasional.

“Indonesia baru bisa memproduksi sekitar 1 juta ton susu per tahun, sementara kebutuhan mencapai sekitar 4 juta ton. Hampir 80 persen lebih diperoleh dari impor,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata Hanif, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan pejabat terkait untuk mencari solusi permasalahan peternak sapi susu. Ia juga mendorong kawasan Puncak Bogor menjadi salah satu sentra susu nasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...

Rupiah Masih Rawan - 2 September 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 2 Sept...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.