'Thuk' Kali Wonosari, Oase Harapan Warga Gunungkidul saat Kekeringan Kemarau
📅 Minggu, 26 Jul 2026, 06:42 WIB | Oleh: OpikMenurut Purwono, Kapanewon Tepus menjadi wilayah yang paling terdampak kekeringan, disusul Kapanewon Rongkop. Khusus di Tepus, BPBD telah mendistribusikan 40 tangki air bersih dan kini masih menunggu usulan tambahan untuk penyaluran berikutnya.
"Kami masih menunggu usulan dari Tepus," ujarnya.
Ia menjelaskan, kekeringan di Gunungkidul dipengaruhi kondisi topografi kawasan perbukitan karst yang memiliki sangat sedikit mata air di permukaan. Selain itu, jangkauan layanan PDAM di sejumlah wilayah terpencil juga belum memenuhi kebutuhan air masyarakat secara rutin setiap hari.
Sementara itu, Kepala Jawatan Sosial Pemerintah Kapanewon Tepus Sukisno mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih menggunakan anggaran kapanewon ke tiga kalurahan, yakni Purwodadi, Sidoharjo, dan Tepus, dengan total 100 tangki air.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di Kalurahan Purwodadi itu sudah kami dropping air bersih," katanya.
Ia membenarkan warga Dusun Duwet, Kalurahan Purwodadi, mulai mengalami kekeringan dan mengandalkan thuk Kali Wonosari sebagai sumber air. Namun, hingga saat ini pemerintah kapanewon belum dapat memastikan apakah mata air tersebut mampu bertahan sepanjang musim kemarau.
Menurut Sukisno, pemerintah kapanewon juga siap mendukung upaya pelestarian thuk Kali Wonosari
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nanti kalau memang diperlukan peremajaan mata air juga bisa," kata Sukisno. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!