Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran dan Oman Capai Kemajuan Pembahasan Mekanisme Pelayaran Aman di Selat Hormuz

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 16:13 WIB | Oleh:
Iran dan Oman Capai Kemajuan Pembahasan Mekanisme Pelayaran Aman di Selat Hormuz Doc: dok
Ket. Pelayaran di Selat Hormuz

ISTANBUL - Iran telah mencapai kemajuan dalam pembicaraan dengan Oman mengenai mekanisme operasional untuk memastikan jalur pelayaran yang aman saat melalui Selat Hormuz.

Teheran juga menekankan bahwa tidak ada perubahan dalam lalu lintas maritim melalui jalur air strategis tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan beberapa putaran pembicaraan telah diadakan di Teheran pada Jumat (24/7) dan Sabtu (25/7) antara wakil menteri luar negeri Iran dan Oman.

“Kedua pihak bertukar pandangan tentang prinsip-prinsip umum dan mekanisme operasional untuk jalur pelayaran yang aman di Selat Hormuz,” kata Baqaei, menurut kantor berita semi-resmi Fars, Minggu (26/7).

Baqaei mengatakan delegasi Oman meninggalkan Teheran pada Sabtu malam setelah pembicaraan yang “produktif” tersebut, sementara konsultasi teknis dan politik antara kedua negara masih terus berlangsung.

Selat Hormuz telah menjadi pusat ketegangan keamanan yang meningkat sejak AS dan Israel melancarkan kampanye militer terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Juni lalu, Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman yang mencakup gencatan senjata setelah mediasi Qatar dan Pakistan—membuka jalan bagi negosiasi untuk mencapai kesepakatan akhir guna mengakhiri konflik.

Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata telah berakhir pada 8 Juli menyusul eskalasi militer yang kembali terjadi.

Washington menuntut agar Teheran menghentikan serangan terhadap kapal dagang dan menjamin kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz, sementara Iran bersikeras bahwa transit kapal harus diatur oleh mekanisme yang dikelolanya melalui jalur air strategis di sepanjang garis pantainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
Cuaca Panas, Dehidrasi Mela...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.