Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
📅 Minggu, 26 Jul 2026, 19:40 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Kepolisian mengungkap kronologi bentrokan antara dua kelompok warga di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya kritis.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai keributan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.
"Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng menerima laporan tadi pagi sekitar pukul 10.00 terkait perkelahian atau keributan yang terjadi antara dua kelompok warga di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan," kata Roby dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Roby menjelaskan bentrokan diduga dipicu perselisihan di sebuah warung penjual sarapan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, salah satu kelompok datang untuk membeli sarapan, namun diduga tidak terlayani dengan baik sehingga terjadi cekcok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi sambil menggeber sepeda motornya.
Tidak lama berselang, mereka kembali bersama sejumlah rekannya dan diduga merusak gerobak penjual nasi uduk.
"Dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat dari kelompok tersebut, sehingga terjadilah keributan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat bentrokan berlangsung, petugas kepolisian berupaya melerai dan menghentikan aksi kedua kelompok.
Namun karena banyaknya orang yang terlibat, bentrokan tetap menimbulkan korban.
Roby mengatakan dua korban dievakuasi dari lokasi kejadian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Lebih lanjut, satu korban meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis, sedangkan satu korban lainnya masih dalam kondisi kritis.
"Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," katanya.
Selain korban, polisi juga mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!