Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daftar Lengkap Tarif Listrik per kWh September 2026, PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 21:56 WIB | Oleh:
Daftar Lengkap Tarif Listrik per kWh September 2026, PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Doc: ANTARA/Akramul Muslim
Ket. Seorang petugas PLN melakukan pemeriksaan alat pengukur dan pembatas (APP) atau kWh meter di rumah pelanggan di Desa Lam Ujong, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Aceh, Kamis (2/7). Pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) pada Triwulan III periode Juli September 2026 tetap atau tidak naik.

JAKARTA - Tarif listrik PT PLN (Persero) pada September 2026 dipastikan tidak mengalami kenaikan. Tarif yang berlaku masih mengacu pada ketetapan pemerintah untuk periode Juli hingga September 2026.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif tenaga listrik PLN untuk triwulan III 2026 tetap bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat, mendukung daya saing industri, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha.

Sementara itu, pelanggan bersubsidi juga tetap mendapatkan tarif sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, tidak ada perubahan tarif listrik PLN yang mulai berlaku khusus pada 1 September 2026.

Daftar tarif listrik PLN September 2026

Berikut tarif tenaga listrik per kWh yang berlaku selama September 2026:

Pelanggan rumah tangga bersubsidi:

  • 450 VA: Rp415 per kWh
  • 900 VA subsidi: Rp605 per kWh

Pelanggan rumah tangga nonsubsidi:

  • 900 VA-RTM: Rp1.352 per kWh
  • 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • 3.500–5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh

Pelanggan bisnis:

  • B-2/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp1.444,70 per kWh
  • B-3/TM di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh

Pelanggan industri:

  • I-3/TM di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh
  • I-4/TT 30.000 kVA ke atas: Rp996,74 per kWh

Pelanggan pemerintah dan penerangan jalan umum:

  • P-1/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp1.699,53 per kWh
  • P-2/TM di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh
  • P-3/TR: Rp1.699,53 per kWh

Golongan khusus:

  • L/TR, TM, TT: Rp1.644,52 per kWh

Besaran tarif tersebut merupakan tarif yang berlaku pada periode Juli–September 2026 dan tetap digunakan untuk September.

Mengapa tarif listrik September tidak naik?

Penetapan tarif listrik dilakukan berdasarkan mekanisme tariff adjustment yang mempertimbangkan sejumlah parameter ekonomi makro, antara lain nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Ekonomi
Kementerian ESDM menjamin s...
Ekonomi
Permintaan tabung oksigen d...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.