Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Fantastis Piala Dunia 2026: Dari Jutaan Suporter hingga Ribuan Perjalanan Tim

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 07:30 WIB | Oleh:
Angka Fantastis Piala Dunia 2026: Dari Jutaan Suporter hingga Ribuan Perjalanan Tim Doc: FIFA
Ket. Ilustrasi stadion penuh sesak oleh penonton Piala Dunia 2026.

NORTH AMERICA – Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga menjadi proyek penyelenggaraan olahraga paling ambisius yang pernah dilakukan. Di balik gol, selebrasi, dan atmosfer luar biasa di stadion, terdapat operasi raksasa yang melibatkan ratusan ribu orang, ribuan perjalanan, teknologi mutakhir, serta koordinasi lintas negara dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Piala Dunia 2026 berlangsung selama 39 hari dengan melibatkan 48 tim, format terbesar sepanjang sejarah turnamen. Sebanyak 104 pertandingan dimainkan di 16 kota tuan rumah, dengan dukungan 48 kamp pemusatan latihan dan 645 lokasi resmi yang tersebar di seluruh Amerika Utara.

Apa yang terlihat oleh penggemar sebagai pesta sepak bola yang berjalan mulus merupakan hasil kerja besar di balik layar. Hampir 300.000 personel terakreditasi terlibat dalam berbagai aspek operasional, mulai dari keamanan, transportasi, media, penyiaran, akreditasi, layanan suporter, hingga pengelolaan fasilitas pertandingan.

Dari seluruh angka tersebut, lebih dari 43.000 relawan, 73.700 personel keamanan terakreditasi, serta staf FIFA dari 104 negara menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pertandingan berjalan aman dan sukses.

Piala Dunia 2026 mencatat jumlah penonton stadion kumulatif lebih dari 6,8 juta orang, menjadikannya salah satu turnamen olahraga dengan jumlah penonton terbesar sepanjang masa.

Besarnya skala turnamen membuat aspek logistik menjadi tantangan utama. Pergerakan tim, staf pelatih, dan perlengkapan pertandingan harus diatur dengan sangat detail di wilayah yang membentang di tiga negara.

Selama kompetisi berlangsung, tercatat 11.337 perjalanan tim dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat berpindah lokasi dengan lancar. Sementara itu, kebutuhan lapangan juga menjadi perhatian utama. FIFA menyiapkan sekitar 300.000 meter persegi rumput khusus untuk stadion pertandingan dan fasilitas latihan agar kualitas permukaan tetap memenuhi standar internasional.

Operasi keamanan juga mencapai tingkat baru. Lebih dari satu juta shift keamanan dilakukan sepanjang turnamen, sedangkan sistem akreditasi mencatat lebih dari lima juta pemindaian di berbagai lokasi resmi Piala Dunia.

Selain menjadi festival sepak bola, Piala Dunia 2026 juga menjadi demonstrasi kemampuan teknologi modern dalam mendukung sebuah acara olahraga dunia.

Pusat siaran internasional atau International Broadcast Centre (IBC) di Dallas beroperasi seperti sebuah kota media yang menampung ribuan pekerja produksi dari berbagai negara. Dari lokasi tersebut, seluruh pertandingan dikirimkan kepada jutaan penonton di berbagai belahan dunia.

Tim produksi menggunakan sekitar 5.000 kamera untuk menangkap setiap momen pertandingan, mulai dari aksi pemain di lapangan hingga suasana suporter di tribun. Selama turnamen, lebih dari 24.000 konten diproduksi untuk berbagai platform media.

Dengan dukungan teknologi tersebut, setiap gol, drama pertandingan, dan momen emosional Piala Dunia dapat dinikmati secara langsung oleh penonton global.

Besarnya antusiasme suporter juga terlihat dari aktivitas konsumsi selama pertandingan.

Di seluruh stadion, hampir 675.000 hot dog terjual sepanjang turnamen. Jika seluruh makanan tersebut disusun memanjang, panjangnya diperkirakan mencapai sekitar 135 kilometer, setara dengan lebih dari 1.350 lapangan sepak bola yang disusun dalam satu garis lurus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Megapolitan
Kawasan Tempat Pembuangan A...
Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 08...

Ini Baru, Lubang Biopori Berfungsi Tiga yang Menguntungkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ini Baru, Lubang Biopori Be...
Megapolitan
Pendapatan Lokal Bekasi Dic...
Olahraga
Laga Berat Madrid Hadapi Inter
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.