Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BI Perlu Beri Sinyal Akhir Pengetatan Moneter untuk Jaga Likuiditas dan Kepercayaan Pasar

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Disiplin Fiskal

Sementara itu, Kepala Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Irman Faiz menilai keputusan S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik. Namun, menurutnya, keberlanjutan kepercayaan investor sangat bergantung pada disiplin fiskal dan kualitas pelaksanaan kebijakan pemerintah.

"Kalau melihat analisis S&P, yang menjadi perhatian bukan lagi arah kebijakannya, tetapi lebih pada eksekusi kebijakan tersebut," ujar Faiz.

Ia menilai pemerintah perlu menjaga defisit anggaran tetap berada di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) sekaligus memastikan belanja negara didukung penerimaan yang memadai.

"Mempertahankan disiplin fiskal sudah tidak bisa dinegosiasikan lagi. Koridor yang diperhatikan lembaga pemeringkat harus menjadi pedoman agar pemerintah tetap menjalankan kebijakan secara pruden," katanya.

Faiz mengingatkan pelebaran defisit memang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui belanja pemerintah, tetapi juga berisiko apabila penerimaan negara tidak mencapai target akibat perlambatan ekonomi global maupun rendahnya penerimaan pajak.

Karena itu, pemerintah perlu menjaga kredibilitas APBN, mengoptimalkan penerimaan negara, serta memastikan belanja produktif berjalan efektif agar afirmasi peringkat kredit Indonesia dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap perekonomian.

Sebagai informasi, BI telah menaikkan BI-Rate sebesar 50 bps pada Mei 2026, kemudian masing-masing 25 bps pada RDG 9 Juni dan RDG 18 Juni sehingga suku bunga acuan kini berada di level 5,75 persen. BI dijadwalkan kembali menggelar RDG pada 21-22 Juli 2026. Pada Senin (20/7), kurs JISDOR mencatat nilai tukar rupiah berada di level Rp17.976 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Indonesia Terima Hibah Kapa...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.