Industri Pariwisata Indonesia Masih Terus Memerlukan Banyak Promosi
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 09:49 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Guna memperkuat posisi tawar industri pariwisata nasional mesti terus dilakukan promosi. Kementerian Pariwisata memperkuat promosi pariwisata Indonesia melalui pameran wisata, sales mission, dan business networking untuk mendorong perjalanan serta transaksi nyata bagi industri pariwisata.
“Ini menjadi kesempatan baik untuk memperkenalkan destinasi Indonesia kepada audiens internasional,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Laporan Bulanan Kinerja Kemenpar di Jakarta, Jumat.
Widiyanti menjelaskan sepanjang Agustus 2026, kegiatan promosi yang telah dilakukan seperti Sales Mission Australia, BBWI Travel Fair Merdeka Berwisata, Sales Mission Edutrip School Gathering, hingga Luxury Business Networking menghasilkan potensi perjalanan sebanyak 16.877 orang.
Strategi promosi tersebut dilakukan sesuai segmentasi pasar, mulai dari wisata edukasi, marine tourism, wellness, gastronomi, pasar domestik, hingga wisatawan premium. Kementerian Pariwisata juga menjalankan berbagai program untuk mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
Pada peringatan HUT ke-81 RI, Kementerian Pariwisata menghadirkan aktivasi digital “Pesona Panjat Pinang” melalui semangat “Merdeka Berwisata #DiIndonesiaAja”.
Kementerian Pariwisata juga berpartisipasi dalam “Pesta Rakyat” yang diperkirakan dipadati 600 ribu pengunjung dengan tambahan output nasional sebesar Rp748,25 miliar dan ikut memeriahkan “Karnaval Kemerdekaan” di kawasan Monas dengan mengusung tema Rumah Gadang yang merepresentasikan pariwisata Sumatra Barat, dengan Puteri Indonesia sebagai duta pariwisata.
Program lainnya yang terus didukung adalah “S’RASA (Rasa Rempah Indonesia)” hasil kolaborasi enam kementerian dan lembaga tersebut hadir untuk memperkuat ekspor rempah sekaligus meningkatkan citra Indonesia di dunia melalui gastrodiplomasi.
Sepanjang satu tahun pelaksanaannya, melalui business matching pada Trade Expo Indonesia telah dihasilkan kesepakatan pembukaan restoran Indonesia di Australia, Belanda, Italia, dan Malaysia. Kementerian Pariwisata juga terus memperkuat ekosistem restoran Indonesia di luar negeri melalui fasilitasi akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat aspek keselamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pariwisata. Kementerian Pariwisata melaksanakan Program Peningkatan Keselamatan Berwisata melalui Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari sebagai bagian dari tugas pembantuan bersama pemerintah daerah.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan penguatan kapasitas dilakukan di delapan provinsi dengan melibatkan pengelola destinasi, kelompok sadar wisata, pemandu wisata, pelaku usaha pariwisata, masyarakat pesisir, serta berbagai pemangku kepentingan. Pelatihan tersebut mencakup identifikasi potensi bahaya, pemanfaatan informasi cuaca, prosedur tanggap darurat, teknik penyelamatan dasar, hingga simulasi kondisi darurat.
Kementerian Pariwisata juga mulai mempersiapkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2027 dengan target dukungan terhadap 125 event. Sosialisasi kurasi KEN 2027 telah dilaksanakan sejak Agustus agar pemerintah daerah memiliki waktu untuk menyiapkan event-event terbaiknya.
“Event bukan sekadar menghadirkan keramaian, tetapi mampu memperkuat identitas destinasi, menarik kunjungan wisatawan, melibatkan UMKM dan pekerja seni, serta menghasilkan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tutur Wamenpar.
Selain event daerah, Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan event internasional berkualitas, salah satunya konser “Andrea Bocelli: Romanza 30th Anniversary World Tour” yang akan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Konser di Borobudur dan Jakarta diperkirakan berpotensi menghasilkan dampak ekonomi sekitar 44 juta dolar AS atau setara Rp792 miliar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!