Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN Pemkot Surabaya Diinstruksikan Pindah Kantor ke Balai RW agar Fokus Selesaikan Kemiskinan hingga Stunting

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 21:50 WIB | Oleh:
ASN Pemkot Surabaya Diinstruksikan Pindah Kantor ke Balai RW agar Fokus Selesaikan Kemiskinan hingga Stunting Doc: Istimewa
Ket. Setiap ASN yang ditugaskan, baik dari dinas perizinan maupun dinas teknis lainnya bertanggung jawab penuh atas kondisi sosial di RW tempatnya bertugas.

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kebijakan baru terkait pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput, dengan menugaskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk bertugas atau pindah kantor ke Balai RW. Instruksi ini, disampaikan dalam Apel Struktural yang dihadiri jajaran Sekda, Asisten, Kepala Perangkat Daerah (PD), Camat, hingga Lurah di halaman Balai Kota, Selasa (22/9).

Eri menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk mengubah cara kerja ASN agar tidak sekadar formalitas turun ke lapangan atau menunggu warga mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Ia mengungkapkan, evaluasi dari kebijakan sebelumnya menunjukkan masih banyaknya petugas yang kembali ke kantor dinas saat tidak ada warga yang mengurus dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Balai RW. Menurutnya, filosofi kehadiran pemerintah di Balai RW jauh lebih luas dari sekadar urusan adminduk.

"Kerjanya itu berpindah. Sampean mau orang DPRKPP, Bina Marga, Koperasi, atau Dinas Sosial, kerjanya di Balai RW. Di sana permasalahannya bukan cuma adminduk, ada desil bantuan yang keliru, ada stunting, gizi buruk, pengangguran terbuka, hingga kemiskinan," ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri menambahkan, tolok ukur belum maksimalnya sistem pelayanan di bawah adalah masih banyaknya aduan yang masuk ke hotline Lapor Cak Eri. Ia berharap respons dan solusi atas masalah warga dapat diselesaikan secara cepat oleh sistem Pemkot Surabaya, tanpa harus menunggu tindakan langsung dari Wali Kota.

"Saya tidak pengin orang Surabaya kenal Eri Cahyadi, tapi orang Surabaya harus kenal Pemkot Surabaya yang hadir. Kalau sistem ini tidak berjalan dan kalian tidak pernah turun ke bawah, yang dikenal cuma walikotanya. Berarti ada yang salah dalam sistem ini," tegasnya.

Dalam skema baru ini, Pemkot Surabaya membagi seluruh jajaran PD menjadi pengampu di setiap RW secara merata. Setiap ASN yang ditugaskan, baik dari dinas perizinan maupun dinas teknis lainnya bertanggung jawab penuh atas kondisi sosial di RW tempatnya bertugas.

“Artinya, petugas dari dinas mana pun yang ditempatkan di suatu RW wajib mengawal isu stunting, gizi buruk, hingga penanganan warga miskin di wilayah tersebut,” jelasnya.

Apabila ada kendala di lapangan, Wali Kota Eri meminta petugas langsung berkoordinasi dan mengeksekusi solusi bersama Kepala Dinas, tanpa menunda - nunda dengan alasan rapat formal yang memakan waktu.

“Saya meminta setiap Kepala Dinas menerjunkan ASN berkemampuan tinggi untuk menjadi pengampu wilayah, bukan sekadar memindahtugaskan personel secara asal,” kata Wali Kota Eri.

Ia berharap, sistem bertugas atau pindah kantor ke Balai RW ini dapat menyelesaikan masalah warga terkait dengan kemiskinan hingga stunting. “Target mulai Oktober ini, semua pindah kerja di Balai RW. Saya ingin Surabaya berubah bukan karena sosok walikotanya, tetapi karena sistem pemerintahannya yang berjalan," pungkas Wali Kota Eri. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.