Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perairan Bagedur Malimping Lebak Diubek-ubek Tim SAR Cari Warga Hilang

📅 Senin, 20 Jul 2026, 17:18 WIB | Oleh:
Perairan Bagedur Malimping Lebak Diubek-ubek Tim SAR Cari Warga Hilang Doc: ist
Ket. mencari warga

SERANG – Kawasan perairan Badedur, Malimping, Lebak masih diubek-ubek Tim SAR untuk mencari warga yang diduga hilang. Tim Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banten melakukan pencarian terhadap warga Kabupaten Lebak yang tenggelam di Perairan Bagedur, Malingping, Minggu (19/7) pukul 16.30 WIB.

‎"Korban itu diketahui bernama Dace Hidayat (57), seorang nelayan warga Tanjung Panto, RT 017/RW 005, Desa Muara, Wanasalam, Kabupaten Lebak," kata Kepala Basarnas Banten Al Amrad di Lebak, Senin.

‎Peristiwa kecelakaan di Perairan Bagedur tersebut, berawal enam nelayan pemilik bagan atau alat tangkap jaring angkat dan cahaya lampu berangkat menggunakan perahu antarjemput dari Dermaga Tanjung Panto menuju Perairan Bagedur.

‎Namun, setibanya di lokasi pada Minggu (19/7) pukul 16.30 WIB, korban turun dari perahu dan naik ke bagannya untuk menyalakan genset serta lampu penerangan. ‎Selanjutnya, perahu melanjutkan perjalanan untuk mengantar pemilik bagan lainnya.

‎Namun, saat perahu kembali ke bagan milik korban sudah tidak berada di lokasi dan menemukan topi yang dikenakan korban mengapung di sekitar bagan. ‎"Kemungkinan besar korban diduga terjatuh ke laut dan menghilang hingga saat ini belum ditemukan," katanya.

‎Ia mengatakan, operasi SAR dilaksanakan di Perairan Bagedur pada koordinat 6°48'34.6" LS – 105°54'33.6" BT, dengan jarak sekitar 16,5 kilometer dari Unit Siaga SAR Lebak. Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak dan Polair Pos Binuangeun.

‎Tim gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian sesuai prosedur operasi SAR hingga korban ditemukan. ‎Basarnas Banten mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa perairan agar selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas di laut serta segera melaporkan kepada Basarnas atau instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat yang memerlukan bantuan pencarian dan pertolongan. ‎"Kami berharap korban tenggelam di Perairan Bagedur bisa ditemukan hari ini, terlebih cuaca normal," kata Al Amrad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
    Alhamdulillah, pak mentan memang selalu peduli dengan rakyat ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Bapanas Usulkan Tambahan Kuota  Jagung Pakan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Bapanas Usulkan Tambahan Ku...

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
OJK Dorong Literasi dan Ink...
Nasional
6 Gubernur Diminta Perketat...

Tindak Tegas Pelaku Karhutla.

2 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Tindak Tegas Pelaku Karhutla.
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.