Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla di Kalimantan, 5 Pesawat TNI AU Kembali Dikerahkan.

25 Jumat, 21 Agu 2026, 16:59 WIB | Oleh:
Karhutla di Kalimantan, 5 Pesawat TNI AU Kembali Dikerahkan. Karhutla di Kalimantan, 5 Pesawat TNI AU Kembali Dikerahkan. Doc: Antara Foto
Ket. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan pengecekan bantuan 65 ton logistik yang akan diterbangkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) di Lanud Halim Perdanakusuma.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan sebanyak lima pesawat TNI Angkatan Udara kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat siang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Lima pesawat TNI AU kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat 30 armada BNPB yang telah beroperasi di tiga provinsi terdampak di Kalimantan,” kata Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat.

Selain lima pesawat tersebut, TNI AU juga menyiagakan sejumlah pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Armada tersebut disiapkan untuk bergerak sewaktu-waktu sesuai kebutuhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan perkembangan situasi di lapangan.

Diketahui, Pemerintah terus memperkuat operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah dengan potensi kebakaran tinggi.

Seskab Teddy mengungkapkan berdasarkan laporan Kepala BNPB Suharyanto sebanyak 52 pesawat telah dikerahkan dalam operasi penanganan karhutla di enam provinsi dengan potensi kebakaran tinggi, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

“Dari jumlah tersebut, 30 pesawat beroperasi di wilayah Kalimantan dan 22 pesawat di wilayah Sumatra,” kata Seskab.

Armada yang ditempatkan di Kalimantan terdiri atas berbagai jenis pesawat dan helikopter yang mendukung kegiatan patroli, operasi modifikasi cuaca (OMC), serta pemadaman kebakaran dari udara melalui "water bombing".

Operasi udara tersebut telah berlangsung secara intensif. Pada Kamis (20/8) dan Jumat, armada BNPB bersama TNI melakukan operasi "water bombing" untuk menjangkau dan memadamkan titik-titik karhutla dari udara di wilayah terdampak.

Penambahan armada udara tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat penanganan karhutla sekaligus meningkatkan kecepatan respons terhadap titik-titik kebakaran yang berpotensi meluas.

Pemerintah juga terus berupaya menekan dampak kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan, sekaligus melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pedagang Taman Puring Masih...
Megapolitan
Kabar Gembira, Pemprov DKI ...

Jangan Lengah saat Nonton Konser! Polisi Amankan Dua Copet

53 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Jangan Lengah saat Nonton K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.