Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

3 Minggu, 27 Sep 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening Doc: ANTARA/Apple Newsroom
Ket. iPhone 18 Pro series.

JAKARTA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan sejumlah situs web palsu yang memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap peluncuran iPhone 18 untuk menawarkan perangkat dengan harga dan skema pembelian fiktif.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (20/9), Kaspersky menyebut situs-situs penipuan tersebut ditemukan dalam sejumlah bahasa, antara lain Inggris, Arab, dan Portugis.

"Selama bertahun-tahun, kami telah melihat munculnya berbagai penawaran penipuan yang bertepatan dengan peluncuran perangkat populer," ujar Senior Web Content Analyst Kaspersky Olga Altukhova.

Salah satu situs menawarkan iPhone 18 dengan potongan harga hingga 25 persen. Situs tersebut dilengkapi informasi spesifikasi perangkat dan menyediakan sejumlah metode pembayaran, termasuk Bitcoin.

Kaspersky menilai tampilan situs yang dibuat menyerupai toko daring bertujuan meyakinkan calon korban agar memasukkan data pribadi dan melakukan pembayaran. Situs palsu lainnya menyasar pengguna di Brasil dengan menggunakan bahasa Portugis dan mencantumkan harga dalam mata uang Brasil.

Melalui situs tersebut, pengguna ditawarkan melakukan pemesanan awal iPhone 18 Pro dengan berbagai pilihan warna dan kapasitas penyimpanan. Beberapa pilihan warna yang ditawarkan bahkan disebut berbeda dari yang diumumkan secara resmi oleh Apple saat peluncuran.

Situs tersebut juga menawarkan skema pembayaran yang memungkinkan pembeli tidak membayar lunas di awal serta menjanjikan pengembalian dana penuh apabila pesanan dibatalkan.

Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.

Data tersebut, menurut Kaspersky, berpotensi disalahgunakan untuk melakukan rekayasa sosial. Korban kemudian juga diminta memasukkan informasi kartu bank, sehingga penipu berpotensi memperoleh data pembayaran dan mengakses dana korban.Dia mengingatkan pengguna untuk berhati-hati dalam memilih tempat berbelanja dan melakukan pembelian melalui pengecer resmi serta terpercaya.

Menurut Altukhova, penawaran dengan harga yang tidak wajar serta pilihan produk yang berbeda dari pengumuman resmi perusahaan dapat menjadi tanda penipuan. Kaspersky menyarankan konsumen membeli produk baru melalui toko resmi, serta memeriksa alamat situs dan ejaan nama organisasi sebelum memasukkan data pribadi.

Pengguna juga disarankan menggunakan kartu virtual atau layanan pembayaran khusus untuk transaksi daring guna mengurangi risiko penyalahgunaan informasi kartu atau rekening bank.

Selain itu, pengguna dianjurkan menggunakan solusi keamanan yang dapat mendeteksi dan memblokir tautan phishing, serta mengaktifkan autentikasi multifaktor pada akun dan aplikasi keuangan.

Kaspersky juga mengingatkan pengguna untuk memeriksa riwayat transaksi secara berkala guna mendeteksi aktivitas keuangan yang tidak sah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.