Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Cabut Sementara Sanksi Minyak dan akan Cairkan Aset Iran agar Dapat Membeli Gandum dan Jagung Amerika

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 00:00 WIB | Oleh:
AS Cabut Sementara Sanksi Minyak dan akan Cairkan Aset Iran agar Dapat Membeli Gandum dan Jagung Amerika Doc: Istimewa
Ket. Wakil Presiden AS, JD Vance, mengatakan Iran telah setuju untuk mengundang kembali inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke negara mereka.

WASHINGTON DC - Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Minggu (21/6) mengatakan pihaknya untuk sementara mencabut sanksi terhadap Iran untuk memungkinkan Republik Islam tersebut memproduksi, menjual, dan mengirimkan minyak mentah dan produk terkait hingga 21 Agustus.

“Semua transaksi” yang sebelumnya dilarang terkait produksi, penjualan, dan pengangkutan minyak mentah asal Iran “diizinkan hingga pukul 12:01 pagi waktu musim panas bagian timur, 21 Agustus 2026,” menurut lisensi yang diterbitkan oleh Departemen Keuangan, yang mengelola sanksi ekonomi AS.

Dari The Guardian, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut komitmen Teheran dalam negosiasi yang sedang berlangsung untuk "transit bebas dan terbuka" di Selat Hormuz dan izin bagi inspektur Badan Energi Atom Internasional untuk memasuki negara mereka sebagai alasan untuk menangguhkan sanksi.

Secara terpisah, Wakil Presiden JD Vance juga menyarankan bahwa AS dapat menyetujui pencairan aset Iran sebagai imbalan pembelian kedelai, jagung, dan gandum Amerika.

Jika dana Iran suatu saat dicairkan berdasarkan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, Washington dapat memastikan bahwa uang tersebut tidak membiayai terorisme, tegas Vance.

“Jika kita mencairkan aset Iran, kita dapat memastikan bahwa... uang Iran digunakan untuk membantu rakyat Iran dan bukan untuk mendanai terorisme,” kata Vance kepada wartawan di Burgenstock, menegaskan bahwa pembicaraan di resor Swiss tersebut telah memastikan bahwa “jika aset Iran dicairkan, uang tersebut akan digunakan untuk memperkaya petani Amerika dan memberi makan rakyat Iran”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.