Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Sukses Besar Berhasil Panen Rp95 Triliun Sepanjang tahun Ini

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 14:08 WIB | Oleh:
Jakarta Sukses Besar Berhasil Panen Rp95 Triliun Sepanjang tahun Ini Doc: ist
Ket. investasi

JAKARTA -Hasil investasi sepanjang tahun ini sangat memuaskan di mana Pemprov Jakarta mencatat realisasi investasi sebesar Rp94,9 triliun triwulan II Tahun. Data ini diambil dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Capaian tersebut menempati peringkat pertama nasional untuk realisasi investasi gabungan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Heru Hermawanto dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan capaian investasi sebesar Rp94,9 triliun itu berkontribusi 18,5 persen terhadap total realisasi investasi nasional.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa Jakarta tetap menjadi tujuan utama investasi di Indonesia,” kata Heru.

Menurut dia, kepercayaan investor yang terus meningkat merupakan hasil dari sinergi berbagai pihak dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, didukung dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menempatkan kemudahan investasi dan pelayanan publik sebagai prioritas pembangunan.

Diketahui, realisasi PMDN Jakarta pada Triwulan II tahun 2026 menembus angka Rp58,6 triliun. Angka ini menempatkan Jakarta di peringkat pertama nasional dengan kontribusi sebesar 23,1 persen terhadap total PMDN secara keseluruhan.

Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencatatkan nilai Rp36,3 triliun, berada pada peringkat kedua nasional dengan kontribusi 14,1 persen terhadap total PMA nasional.

Dengan capaian tersebut, akumulasi realisasi Penanaman Modal Provinsi DKI Jakarta sepanjang semester I (Januari-Juni) tahun 2026 mencapai Rp173,6 triliun. Jumlah ini bersumber dari PMDN sebesar Rp106,5 triliun serta PMA senilai Rp67,1 triliun.

Sebagai perbandingan, akumulasi realisasi Penanaman Modal Provinsi Jawa Barat pada semester I tahun 2026 berada sebesar Rp138,1 triliun, yang berasal dari akumulasi triwulan I sebesar Rp76,8 triliun dan triwulan II sebesar Rp61,3 triliun.

Selisih performa sebesar Rp35,5 triliun itu memastikan Provinsi DKI Jakarta sebagai magnet investasi terbesar di Indonesia pada periode semester I tahun 2026.

Heru mengatakan dominasi Jakarta pada investasi domestik sekaligus kuatnya arus investasi asing menunjukkan Jakarta tetap menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha.

“Kombinasi ini memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun global,” ungkap Heru. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...

22 Sekolah Harus Direhabilitasi Total

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.