Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Naik Kendaraan Umum Harus Mulai Dibiasakan Kaum Muda

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 00:23 WIB | Oleh:
Naik Kendaraan Umum Harus Mulai Dibiasakan Kaum Muda Doc: ist
Ket. biasakan naik umum

JAKARTA – Amal-anak muda Jakarta dan sekitarnya harus mulai membiasakan diri naik angkutan umum dalam bepergian. “Menggunakan transportasi publik kaum muda sebagai bagian dari pembentukan karakter menuju Jakarta kota global,” tutur Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansyah, Senin (28/9). Menurutnya, penggunaan transportasi publik bukan sekadar persoalan mobilitas, tetapi juga menjadi ruang pendidikan sosial dan pembentukan karakter, terutama bagi anak-anak sekolah.

“Ketika anak-anak sekolah mulai terbiasa menggunakan transportasi publik, mereka sesungguhnya sedang belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, menghargai waktu, serta adab dalam berinteraksi dengan sesama,” kata Rian dalam diskusi “Jakarta Bergerak: From School to Global City” di Jakarta. 

Dia menyebutkan kebiasaan menggunakan transportasi publik dapat mengajarkan masyarakat untuk mengantre, mendahulukan orang yang lebih membutuhkan, menghormati pengguna lain, serta memahami bahwa ruang publik merupakan milik bersama. Rian menilai budaya menggunakan transportasi publik juga dapat membantu mengurangi kemacetan, mempertemukan warga dari berbagai latar belakang, serta mempererat hubungan sosial masyarakat Jakarta. 

“Jakarta sebagai kota global bukan hanya tentang seberapa modern infrastrukturnya, tetapi juga tentang seberapa maju karakter dan peradaban warganya,” ujar Rian. Lebih lanjut, dia menuturkan FPPJ dalam diskusi tersebut ingin menghadirkan ruang perjumpaan antara BUMD dan masyarakat untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta.

Rian menyatakan BUMD Jakarta tidak hanya dituntut menjadi perusahaan yang sehat secara bisnis, tetapi juga dapat hadir sebagai kekuatan pembangunan kota yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Contohnya, MRT Jakarta sebagai salah satu bentuk transportasi publik yang tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembentukan budaya masyarakat yang lebih tertib dan nyaman.

Dia pun berharap penggunaan transportasi publik semakin menjadi kebiasaan masyarakat Jakarta. Ini khususnya generasi muda, sehingga mereka dapat ikut membangun karakter dan peradaban kota. “Melalui transportasi publik, kita membangun peradaban dan bersama bergerak menuju Jakarta Global,” ujarnya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Perang Perbesar Tekanan Har...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Luar Negeri
Jepang akan Luncurkan Misi ...
Luar Negeri
855 Orang Ditangkap Kerusuh...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.