Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disnaker Kota Depok Berangkatkan 100 Peserta Magang ke Jepang

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disnaker Kota Depok Berangkatkan 100 Peserta Magang ke Jepang Doc: ANTARA
Ket. Selamat datang di Kota Depok.

DEPOK – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Jawa Barat, telah memberangkatkan 100 peserta magang ke Jepang secara bertahap untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan kerja di luar negeri.

Kepala Disnaker Kota Depok, Nessi Annisa Handari, di Depok, Selasa (29/9), mengatakan sekitar 80 peserta diberangkatkan secara resmi dalam kegiatan di Balai Kota Depok.

"Jika ditambah peserta yang diberangkatkan melalui Disnaker secara langsung, jumlahnya mencapai sekitar 100 orang," katanya.

Saat ini, lanjut dia, keberangkatan peserta magang tersebut kini telah memasuki tahap keenam.Dari sekitar 160 peserta yang mengikuti pelatihan, lebih dari setengahnya telah diberangkatkan ke Jepang.

Menurut Nessi, program pelatihan tersebut melibatkan empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang bekerja sama dengan Disnaker Kota Depok pada 2025.Beberapa di antaranya Koba Mirai Japan, Aichi Training Center, dan Aiko.

“Program pelatihan ini melibatkan empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang bekerja sama dengan Disnaker Kota Depok pada 2025, di antaranya Koba Mirai Japan, Aichi Training Center dan Aiko,” jelasnya.

Para peserta mengikuti program magang dengan bidang pekerjaan yang beragam, mulai dari perhotelan, manufaktur, pengolahan makanan, perkebunan hingga konstruksi. Bidang yang diikuti disesuaikan dengan minat peserta dan program yang tersedia.

“Bidang yang diikuti disesuaikan dengan minat dan program yang tersedia,” tambahnya.

Nessi menuturkan, peserta magang umumnya menjalani program selama tiga tahun. Setelah menyelesaikan masa magang, mereka memiliki peluang untuk melanjutkan bekerja di Jepang maupun mencari kesempatan kerja lainnya.

“Setelah itu ada yang menjadi pekerja tetap di sana, peluangnya cukup besar. Atau karena mereka di Jepang, mereka melihat peluang lainnya dan itu juga sangat besar,” tuturnya.

Para peserta sebelumnya mengikuti pelatihan yang dilaksanakan pada 2025 sebelum kemudian diberangkatkan secara bertahap pada 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Disnaker Kota Depok Berangk...
Luar Negeri
Indonesia Tolak Tudingan Pe...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.