Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Minta Anggaran Kementerian UMKM Agar Tepat Sasaran

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 17:45 WIB | Oleh:
DPR Minta Anggaran Kementerian UMKM Agar Tepat Sasaran  Doc: RRI/Ryan Suryadi

JAKARTA – Komisi VII DPR RI mengapresiasi kinerja pengelolaan anggaran Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komisi VII juga mendorong agar setiap belanja negara memberikan manfaat yang lebih nyata bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, menilai keberhasilan Kementerian UMKM mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan tidak mudah. Harapannya, ke depan tidak hanya realisasi anggaran yang terus meningkat, tetapi setiap anggaran benar-benar memberikan dampak untuk pemberdayaan UMKM,” kata Rahayu, Rabu (15/7).

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan Kementerian UMKM merealisasikan anggaran sebesar Rp425,65 miliar. Atau 97,36 persen dari pagu Rp437,21 miliar pada 2025.

Capaian tersebut menempatkan Kementerian UMKM di peringkat ke-16 dari 45 kementerian dengan tingkat penyerapan anggaran tertinggi. Menurut Maman, efektivitas penggunaan anggaran tercermin dari sejumlah capaian program.

Sepanjang 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp270 triliun kepada 2,75 juta debitur. Dengan Rp163,9 triliun di antaranya mengalir ke sektor-sektor produktif.

Selain pembiayaan, pemerintah juga memperkuat daya saing UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi, pembinaan kewirausahaan. Dan juga pengembangan 753 inkubator bisnis yang membina 8.661 usaha rintisan.

Hal tersebut sebagai bagian dari target mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029. Kementerian UMKM juga memperluas peluang pasar dengan melibatkan 57.600 pelaku UMKM sebagai pemasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami juga akan memperkuat akses ekspor. Serta mengembangkan holding UMKM di sektor kuliner, pertanian dan perkebunan, beauty and wellness, serta olahraga,” ujar Maman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.