Garda Revolusi Iran Dilaporkan Menahan Mantan Presiden Ahmadinejad Atas Dugaan Jadi Aset Intelijen Mossad
📅 Selasa, 14 Jul 2026, 11:27 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSeorang rekan Ahmadinejad lainnya juga mengklaim bahwa mantan presiden tersebut pernah berbicara mengenai ambisinya kembali memimpin Iran dengan bantuan kekuatan asing. Setelah tiga kali didiskualifikasi dari pemilihan presiden, Ahmadinejad disebut semakin kehilangan kepercayaan terhadap sistem politik Iran.
Ia juga dilaporkan menyimpan kekecewaan mendalam terhadap sejumlah tokoh dalam rezim, termasuk Khamenei. Bahkan, menurut salah seorang rekannya, Ahmadinejad pernah menyatakan bahwa jika kembali berkuasa, ia akan berupaya menormalisasi hubungan Iran dengan Israel melalui kerangka Kesepakatan Abraham.
Mossad dan Javanfekr menolak memberikan komentar kepada The New York Times mengenai laporan tersebut.
Jika seluruh klaim ini terkonfirmasi, kasus Ahmadinejad akan menjadi salah satu operasi intelijen paling mengejutkan dalam sejarah modern Timur Tengah. Seorang mantan presiden Iran yang selama bertahun-tahun dikenal lewat retorika kerasnya terhadap Israel kini justru dituduh terlibat dalam kontak rahasia dengan musuh bebuyutan negaranya sendiri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!