Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu Tegaskan Kesiapan Indonesia Bantu Akhiri Perang Saudara Myanmar

📅 Senin, 13 Jul 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Menlu Tegaskan Kesiapan Indonesia Bantu Akhiri Perang Saudara Myanmar Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Para menteri luar negeri (Menlu) dari negara-negara ASEAN berkumpul dalam pertemuan informal Menlu se-ASEAN bersama Myanmar di Bangkok, Thailand, Minggu (12/7).

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan kesiapan Indonesia untuk bertindak sebagai jembatan perdamaian dalam mengakhiri perang saudara berkepanjangan di Myanmar melalui kerangka Konsensus Lima Poin (5PC) ASEAN, Minggu (12/7).

“Solusi yang berkelanjutan harus bersifat dimiliki Myanmar dan dipimpin Myanmar. Indonesia siap membantu membangun jembatan untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Sugiono dalam pernyataan yang disampaikan semasa pertemuan informal Menlu se-ASEAN bersama Myanmar di Bangkok, Thailand, Minggu.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dikonfirmasi di Jakarta, Menlu RI menilai implementasi 5PC di Myanmar masih menghadapi berbagai tantangan, meski dengan keberhasilan pelaksanaan pemilihan umum awal tahun ini dan perkembangan yang terjadi setelahnya.

Salah satu tantangan tersebut, kata dia, adalah dalam mewujudkan dialog inklusif yang amat krusial bagi upaya rekonsiliasi nasional di tengah perang saudara yang terjadi.

"Dialog nasional yang inklusif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci menuju perdamaian dan rekonsiliasi nasional yang berkelanjutan," kata dia, menegaskan.

Sugiono menekankan bahwa 5PC patut terus menjadi acuan utama ASEAN dalam mewujudkan perdamaian di Myanmar, dengan penekanan pada penghentian kekerasan, dialog inklusif, serta penyediaan bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa diskriminasi.

Menlu RI mendorong peninjauan perkembangan implementasi 5PC yang objektif dan berimbang serta penguatan mekanisme kolektif ASEAN, termasuk pembahasan perpanjangan mandat utusan khusus untuk Myanmar, guna menjaga keberlanjutan upaya penyelesaian damai di negara tersebut.

Indonesia pun terus mendorong adanya proses perdamaian yang dimiliki dan dipimpin Myanmar, termasuk melalui berbagai inisiatif dengan seluruh pemangku kepentingan di sana, kata Menlu RI.

Adapun pertemuan tersebut diinisiasi oleh Filipina, sebagai pemegang keketuaan ASEAN tahun ini, bekerja sama dengan Thailand sebagai tuan rumah dialog tersebut.

Pertemuan tersebut adalah untuk menindaklanjuti pembahasan soal Myanmar pada KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada awal Mei 2026, serta pertemuan lanjutan Menlu se-ASEAN secara daring pada 21 Mei 2026.

Dialog di Bangkok tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menlu RI ke Naypyidaw, Myanmar, pada 8 Juni 2026.

Menurut Kemlu RI, pertemuan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi soal perkembangan terkini di Myanmar serta mengidentifikasi langkah ASEAN terkait implementasi 5PC ke depannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Mantan Penguasa Qatar, Hama...
Luar Negeri
Kasus Tenggelam Meningkat T...
Megapolitan
Lingkungan Sehat Ciptakan K...
Megapolitan
Bekasi Dorong Para Pebisnis...
Nasional
ADB Pangkas Pertumbuhan Eko...
Megapolitan
Pemprov Ingin Bangun Kopera...

AS Kembali Serang Iran

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
AS Kembali Serang Iran
Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.