Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mal Pelayanan Publik dan Rumah Warga Rusak, Ini Dampak Mengerikan Gempa Buol Terbaru!

📅 Senin, 13 Jul 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Mal Pelayanan Publik dan Rumah Warga Rusak, Ini Dampak Mengerikan Gempa Buol Terbaru! Doc: ANTARA/HO-BPBD Buol)
Ket. Mobil tertimpa reruntuhan dampak gempa magnitudo 5,4 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu (12/7).

PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol mengimbau warga setempat untuk tetap tenang namun waspada setelah gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah, Minggu (12/7) malam.

"Waspada tetap, namun jangan panik," kata Kepala BPBD Buol Moh Khacfy Mardjuni melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Minggu (12/7)..

Ia mengemukakan hingga Pukul 22.40 Wita, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor, guna memastikan kondisi pascagempa tetap kondusif.

BPBD juga telah mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) melakukan kaji cepat, berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, untuk mengetahui tingkat kerusakan dampak guncangan gempa.

"Kami meminta para Kepala Desa membantu proses pendataan bila ada kerusakan terjadi di wilayah masing-masing," ujarnya.

Data sementara dihimpun pemerintah setempat sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan yakni Kantor Mall Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, kemudian Kantor Inspektorat, termasuk rumah warga di Kelurahan Kali.

Sebelumnya Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto melaporkan gempa mengguncang Buol terjadi pada Pukul 21.05 WIB dengan kedalaman 21 kilometer.

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa yang terjadi merupakan kategori dangkal dan tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Ia menjelaskan episenter gempa berada pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol.

Berdasarkan hasil analisis BMKG gempa tersebut dipicu aktivitas subduksi lempeng, sementara mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan naik geser (oblique-thrust).

Menurut peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan pada skala intensitas IV MMI di wilayah Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol.

"Pada intensitas tersebut getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan gerabah pecah, pintu dan jendela berderik, serta dinding berbunyi," tutur Wijayanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.