Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lingkungan Sehat Ciptakan Kualitas Hidup

📅 Senin, 13 Jul 2026, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lingkungan Sehat Ciptakan Kualitas Hidup Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Wali Kota Sachrudin saat menghadiri Festival Kali Sabi di Tangerang, Minggu.

TANGERANG – Kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan harus menjadi gaya hidup. “Lingkungan yang sehat dan bersih meningkatkan kualitas hidup,” tegas Wali Kota Tangerang Sachrudin. Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif jaga kebersihan lingkungan dan menjadikannya sebagai gaya hidup sehari-hari.

“Jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya dan gaya hidup. Karena lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kota yang indah, tetapi juga menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” ujar Wali Kota Sachrudin saat menghadiri Festival Kali Sabi di Tangerang, Minggu.

Menurutnya, menjaga kebersihan tidak cukup melalui kegiatan seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam perubahan perilaku yang berkelanjutan. Dia juga mengatakan bahwa aksi bersih-bersih sungai dan penanaman pohon yang dilakukan dalam Festival Kali Sabi bukan sekadar kegiatan simbolis. Ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan mulai dari hal-hal sederhana.

Ia juga menegaskan bahwa sungai merupakan urat nadi kehidupan yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mengendalikan banjir, serta menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat. Wali Kota menekankan bahwa perubahan perilaku menjadi faktor utama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebab, program pembersihan sungai akan jauh lebih efektif jika didukung dengan kesadaran masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.

“Yang paling penting adalah perubahan perilaku. Mari kita mulai dari langkah sederhana, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air,” katanya. Sachrudin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus menghadirkan berbagai program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Namun, keberhasilan program tersebut, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Ia menyebut pendekatan Pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, sehat, nyaman, dan berdaya saing. Selain mengangkat isu lingkungan, Festival Kali Sabi juga menghadirkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wali Kota mengapresiasi penyelenggara yang mampu memadukan gerakan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Sachrudin mengajak seluruh masyarakat menjadikan Festival Kali Sabi sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Melalui semangat kebersamaan, kita wujudkan Kota Tangerang yang semakin bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang,” kata Sachrudin.

Kesehatan Pelajar

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten, menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi pelajar guna mendeteksi dini berbagai gangguan kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni di Tangerang, Minggu, mengatakan pemeriksaan kesehatan di sekolah tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi fisik siswa, tetapi juga memetakan berbagai permasalahan kesehatan yang banyak ditemukan pada anak usia sekolah.

Nantinya, kata dia, pemeriksaan kesehatan bagi pelajar masuk dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi sejak dini berbagai masalah kesehatan sekaligus memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal. “Dari hasil CKG di sekolah, kami dapat melihat masalah kesehatan yang paling banyak dialami anak-anak misalnya gigi, gangguan penglihatan, hingga status gizi. Data ini menjadi dasar bagi puskesmas untuk melakukan tindak lanjut,” kata dr Dini.

Ia menjelaskan, apabila ditemukan masalah kesehatan, puskesmas akan melakukan intervensi sesuai kebutuhan. Mulai dari edukasi cara menyikat gigi yang benar, pemeriksaan lanjutan, pendampingan gizi, hingga rujukan apabila diperlukan. “Yang kami kejar bukan hanya pemeriksaannya, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan penanganan sejak dini agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit di kemudian hari,” jelasnya.

Dinkes Kota Tangerang juga terus menggencarkan program CKG dengan melaksanakan layanan kesehatan tersebut di lingkungan warga dan bekerjasama dengan berbagai komunitas. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.