Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

13 Ruas Jalan Nasional di Aceh Sudah Fungsional, Kementerian PU Kebut Pemulihan Pascabencana

25 Minggu, 26 Jul 2026, 10:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
13 Ruas Jalan Nasional di Aceh Sudah Fungsional, Kementerian PU Kebut Pemulihan Pascabencana 13 Ruas Jalan Nasional di Aceh Sudah Fungsional, Kementerian PU Kebut Pemulihan Pascabencana Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus tancap gas memulihkan infrastruktur jalan dan jembatan di Aceh yang rusak akibat bencana akhir 2025 lalu

JAKARTA– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus tancap gas memulihkan infrastruktur jalan dan jembatan di Aceh yang rusak akibat bencana akhir 2025 lalu. Langkah cepat ini dilakukan agar mobilitas warga dan roda ekonomi di wilayah terdampak segera kembali normal.

“Bencana tidak boleh menghentikan aktivitas masyarakat. Kami pastikan infrastruktur yang rusak segera ditangani agar konektivitas pulih dan ekonomi bisa bergerak lagi,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Sabtu (26/7).

Bencana pada akhir November 2025 akibat curah hujan ekstrem dan Siklon Tropis Senyar menyebabkan kerusakan besar di Aceh. Tercatat 46 ruas jalan nasional terdampak yang meliputi lintas timur, lintas tengah, lintas barat, dan lintas penghubung. Rinciannya, 15 ruas jalan nasional sempat putus, 16 dari 23 jembatan nasional putus, ditambah 362 titik longsor dan 37 titik banjir.

Hasil penanganan hingga 23 Juli 2026 menunjukkan progres signifikan. Dari 15 ruas jalan nasional yang putus, 13 ruas sudah fungsional sementara. Dua ruas lainnya saat ini masih bisa dilalui melalui jalur alternatif yang disiapkan.

Untuk jembatan, dari 16 jembatan nasional yang putus, 14 jembatan sudah berfungsi kembali melalui penanganan darurat. Sementara dua jembatan lainnya dilayani melalui jalan alternatif.

Guna mempercepat akses, Kementerian PU bersama TNI dan kontraktor telah memasang 12 unit Jembatan Bailey di titik-titik prioritas. Jembatan darurat ini menjadi solusi cepat agar masyarakat tidak terisolasi.

Tidak berhenti di penanganan darurat, Kementerian PU juga menjalankan rehabilitasi dan rekonstruksi permanen. Penanganan dilakukan lewat skema Design and Build di berbagai koridor jalan nasional Aceh. Proyek ini ditargetkan rampung bertahap pada 2026 dan 2027.

Selain jalan nasional, Kementerian PU juga mendukung pemulihan infrastruktur di 18 kabupaten/kota di Aceh. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk menetapkan ruas prioritas agar mobilitas masyarakat dan pemulihan daerah terdampak bisa berjalan lebih cepat.

“Pemerintah hadir bukan hanya saat tanggap darurat. Kami akan terus mendampingi sampai proses pemulihan selesai, sehingga masyarakat Aceh bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Dody.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.