Paraguay Jaga Asa di Piala Dunia 2026, Turki Tersingkir Usai Kekalahan Dramatis
📅 Minggu, 21 Jun 2026, 00:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSANTA CLARA – Paraguay menjaga peluang mereka di Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Turki dalam pertandingan Grup D di Santa Clara, Amerika Serikat, Sabtu (20/6).
Hasil tersebut menjadi nafas baru bagi Paraguay sekaligus memastikan tuan rumah bersama Amerika Serikat keluar sebagai juara Grup D.
Sementara bagi Turki, kekalahan ini menjadi pukulan terakhir. Mereka menjadi tim kedua setelah Haiti yang dipastikan tersingkir dari persaingan menuju fase gugur.
Laga berlangsung keras dan penuh drama. Paraguay bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah Miguel Almiron menerima kartu merah dalam kejadian kontroversial yang menjadi catatan sejarah Piala Dunia.
Almiron mendapat hukuman setelah menutup mulutnya saat diduga melontarkan komentar kepada pemain Turki, Mert Muldur, dalam sebuah insiden di lapangan. Ini menjadi kartu merah pertama dalam sejarah Piala Dunia yang diberikan karena tindakan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, sebelum insiden itu terjadi, Paraguay sudah lebih dulu mencuri keunggulan.
Matias Galarza menjadi pahlawan La Albirroja lewat gol cepat pada menit pertama. Hanya 63 detik setelah pertandingan dimulai, tembakan rendah jarak jauh Galarza berhasil melewati penjaga gawang Turki, Ugurcan Cakir.
Turki berusaha bangkit setelah tertinggal, tetapi permainan mereka kurang efektif. Paraguay tampil disiplin dan lebih banyak bertahan untuk mempertahankan keunggulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peluang terbaik Turki datang menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-88, Deniz Gul mendapat kesempatan emas setelah kiper Paraguay Orlando Gill gagal menangkap sempurna sebuah tembakan.
Namun, Gul gagal memanfaatkannya dan justru mengarahkan bola melebar dari gawang.
Di masa tambahan waktu, Turki kembali hampir menyamakan kedudukan. Sundulan Merih Demiral hanya melebar tipis dari sasaran.
Kegagalan tersebut membuat para pemain Turki terjatuh di lapangan dalam kekecewaan. Bagi Demiral, momen itu menjadi gambaran frustrasi besar setelah perjuangan mereka berakhir lebih cepat.
Kemenangan ini membuat Paraguay tetap memiliki peluang melanjutkan perjalanan mereka di turnamen, sementara Turki harus mengakhiri harapan mereka di Piala Dunia 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!