Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk Kriya Kalimantan Barat Tembus Pasar Jepang, Ukiran Landak Curi Perhatian di HUT Dekranas ke-46

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 20:33 WIB | Oleh:
Produk Kriya Kalimantan Barat Tembus Pasar Jepang, Ukiran Landak Curi Perhatian di HUT Dekranas ke-46 Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, Pameran Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/7).

Produk kriya unggulan Kalimantan Barat mencatatkan capaian membanggakan pada Pameran Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, setelah salah satu karya ukiran asal Kabupaten Landak berhasil menembus pasar Jepang.

"Ini membuktikan bahwa produk-produk kriya Kalimantan Barat memiliki kualitas yang mampu bersaing. Setiap karya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi, cerita, dan identitas budaya yang menjadi daya tarik tersendiri," kata Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan karya ukiran dari perajin binaan Dekranasda Kabupaten Landak dibeli oleh pengunjung asal Jepang, menandakan produk kerajinan daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional.

Menurut Erlina, selama pameran yang berlangsung pada 9-11 Juli 2026 tersebut, stan Dekranasda Kalbar juga mencatat peningkatan transaksi penjualan dari hari ke hari seiring tingginya antusiasme pengunjung terhadap berbagai produk kriya yang dipamerkan.

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa produk kerajinan Kalbar memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun peluang untuk menembus pasar global apabila didukung strategi pemasaran yang tepat.

Karena itu, Erlina mendorong seluruh perajin di Kalimantan Barat agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana memperluas akses pasar dan meningkatkan volume penjualan.

"Kita sudah memasuki era digital. Fasilitas teknologi yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal agar produk kita menjangkau pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan volume penjualan," ujarnya.

Ia mengajak pelaku usaha memanfaatkan berbagai loka pasar nasional seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, serta platform perdagangan internasional seperti Alibaba untuk memperkenalkan produk kriya Kalbar kepada konsumen yang lebih luas.

Menurut dia, transformasi digital menjadi langkah strategis agar produk kerajinan daerah tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tersebut, Dekranasda Kalbar telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat melalui program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan pemasaran digital, pengembangan produk, serta strategi penjualan berbasis teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Erlina menambahkan informasi mengenai program pendampingan tersebut akan segera disosialisasikan melalui media sosial resmi Dekranasda provinsi maupun Dekranasda kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para perajin.

Ia juga mengajak generasi muda di Kalimantan Barat untuk mengambil peran dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah dengan meningkatkan kemampuan membuat konten digital dan menguasai strategi pemasaran melalui media sosial guna membawa produk-produk Kalbar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Wisata
Kemenpar: Tidak Ada Toleran...

Pemkot Bekasi Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajak Warga Bu...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 16 Se...
Megapolitan
Mereka Bermain Tanah Akhirn...

Kriya Harus Mampu Memanfaatkan Teknologi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kriya Harus Mampu Memanfaat...

Apakah Anak Zaman Sekarang Mengenal Kimpul?

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Anak Zaman Sekarang ...

Perhatikan Cuaca Jakarta Hari Ini

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perhatikan Cuaca Jakarta Ha...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.