Gandeng Banyak Mitra, Disnakertrans Rejang Lebong Genjot Penyaluran Pencari Kerja
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 08:36 WIB | Oleh: Tim PenulisREJANG LEBONG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meningkatkan kerja sama dengan perusahaan berskala nasional guna memperluas penyaluran pencari kerja (pencaker) dari wilayah itu.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Rejang Lebong, M. Andhy Afriyanto, di Rejang Lebong, Selasa(15/9), mengatakan penyerapan tenaga kerja lokal saat ini masih didominasi sektor pertokoan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Masyarakat sebenarnya memiliki minat kerja yang tinggi, tetapi kendala utama kita adalah belum adanya keberadaan perusahaan besar. Sektor yang paling banyak merekrut saat ini masih pertokoan dan UMKM, selain penyerapan sebagai PMI yang terbilang cukup dominan," kata Andhy.
Dia menjelaskan berdasarkan data Disnakertrans Rejang Lebong periode 1 Januari hingga 11 September 2026, tercatat sebanyak 127 pencari kerja (pencaker) terdaftar, terdiri atas 61 laki-laki dan 66 perempuan. Dari jumlah tersebut, hampir 40 orang di antaranya telah diberangkatkan ke luar negeri.
"Sudah hampir 40 orang yang berangkat, terutama dengan negara tujuan Malaysia, Jepang, dan Taiwan," katanya.
Untuk menekan angka pengangguran, kata dia, Disnakertrans Rejang Lebong berencana memanfaatkan ajang Semarak Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 10 November 2026.
Dalam ajang tersebut, Disnakertrans akan membuka stan khusus yang melibatkan sepuluh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) aktif, pameran otomotif SMK se-Rejang Lebong, hingga menghadirkan perusahaan perekrut tenaga kerja.
"Kami memberikan sosialisasi bahwa menjadi PMI itu butuh keterampilan, minimal penguasaan bahasa. Di stan nanti, LPK siap memberikan pencerahan, bahkan ada perusahaan yang bisa langsung melakukan wawancara dan rekrutmen di tempat," ujarnya.
Kendati terbentur keterbatasan anggaran daerah, dia menegaskan sosialisasi informasi lowongan kerja tetap dimaksimalkan melalui media sosial secara gratis.
Dalam kesempatan itu dia mengimbau masyarakat agar ekstra waspada terhadap penawaran kerja ke luar negeri guna mengantisipasi risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan selalu memilih Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang resmi dan terdaftar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!